blank
Dua anggota Polsek Grobogan meninjau lokasi rumah yang mengalami kerusakan pada gentengnya saat hujan disertai angin kencang, Rabu (18/3/2026). Foto: dok Polres Grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Grobogan hingga menyebabkan atap genteng berterbangan dan merusak sejumlah bangunan warga, Selasa (17/3/2026) sore.

Peristiwa hujan deras dan angin kencang yang melanda Grobogan itu membuat atap genteng berterbangan, bahkan beberapa bagian rumah warga serta mushola mengalami kerusakan cukup serius.

Cuaca ekstrem tersebut datang secara tiba-tiba dan langsung memicu kerusakan pada sejumlah bangunan di kawasan permukiman.

BACA JUGA : Pergantian Direktur PDAM Grobogan, Ini Pesan Penting Sekda Anang Armunanto

Hujan deras yang mengguyur wilayah itu disertai hembusan angin kuat yang mampu mengangkat material atap rumah warga.

Akibatnya, genteng dan atap seng di beberapa rumah terlepas dan berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pangeran Puger, tepatnya di Lingkungan RT 2 RW 5 Kelurahan Grobogan sekitar pukul 16.45 WIB.

Warga setempat mengaku sempat panik ketika angin berembus sangat kencang dan menerbangkan bagian atap rumah.

Tidak hanya genteng, beberapa material bangunan lainnya juga ikut terlempar akibat kuatnya terpaan angin.

Setidaknya tiga rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dalam kejadian tersebut.

Rumah milik Soeka (46), Mulyono (51), dan Agus Susanto (48) menjadi yang paling terdampak.

Ketiga rumah tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap yang sebagian besar terbuat dari seng dan genteng.

BACA JUGA : 6 Juta Wisatawan Diprediksi Bakal Serbu Destinasi Jateng Selama Libur Lebaran

Selain rumah warga, sebuah mushola di lokasi kejadian juga mengalami kerusakan pada bagian atap.

Kondisi tersebut membuat aktivitas warga sempat terganggu, terutama bagi mereka yang terdampak langsung.

Kapolsek Grobogan AKP Dudy Lukman Prabowo menyampaikan pihaknya segera merespons laporan dari petugas di lapangan.

Petugas Bhabinkamtibmas yang berada di wilayah tersebut langsung bergerak melakukan pengecekan.

“Setelah mendapatkan laporan dari anggota, kami dari Polsek Grobogan langsung menuju ke TKP,” jelas AKP Dudy.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan yang mengalami kerusakan.

Dari hasil pengecekan di lokasi, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya korban jiwa, hanya kerusakan pada atap yang berbahan seng dan genteng,” jelas AKP Dudy.

Kerusakan yang terjadi sebagian besar berada pada bagian atap bangunan yang tidak mampu menahan terpaan angin.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, warga tetap mengalami kerugian materiil yang cukup besar.

“Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta dialami oleh para korban,” tambah AKP Dudy.

Setelah pendataan selesai, petugas bersama warga langsung bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan.

 BACA JUGA : Rabu Sore, One Way dari GT Kalikangkung – Bawen Diberlakukan

Genteng yang pecah serta material lain yang berserakan segera disingkirkan demi menjaga keselamatan warga.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat hujan deras dan angin kencang melanda Grobogan karena berpotensi menyebabkan atap genteng berterbangan kembali.

TYA WIDYA