blank
Foto bersama Pengurus Yayasan RSI Sultan Hadlirin, komite medis dan jajaran manajemen. Foto: Manan

JEPARA (SUARABARU.ID) — Momentum Ramadan dimanfaatkan jajaran pimpinan, komite medis, dan pengurus yayasan RSI Sultan Hadlirin Jepara untuk memperkuat sinergi sekaligus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar di aula rumah sakit, Jumat petang (13/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi ajang konsolidasi antara direksi, komite medis, dan yayasan sebagai tiga pilar utama dalam pengembangan rumah sakit. Selain mempererat ukhuwah, pertemuan ini juga menjadi momentum refleksi atas capaian kinerja serta penguatan komitmen dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

blank
Plt. Direktur RSI Sultan Hadlirin dr. Singgih Setyono, M.Kes., MMR. Saat memberikan sambutan. Foto: Manan

Plt. Direktur RSI Sultan Hadlirin Jepara, dr. Singgih Setyono, M.Kes., MMR, menegaskan bahwa rumah sakit tidak hanya berfungsi memberikan layanan medis, tetapi juga membangun nilai kemanusiaan serta menjaga harapan hidup pasien.

Menurutnya, kemajuan rumah sakit tidak semata diukur dari kemegahan gedung atau kecanggihan teknologi, melainkan dari ketulusan dan komitmen sumber daya manusia dalam menjaga mutu pelayanan.

“Rumah sakit bukan hanya tempat mengobati pasien, tetapi juga membangun warisan pelayanan yang bernilai bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan layanan, pihak rumah sakit berencana menambah 10 unit bed hemodialisis.

blank
Ketua Yasasan, Edy Sujatmiko saat memberikan sambutan. Foto: Manan

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi tiga pilar rumah sakit, yakni komite medis, direksi, dan yayasan. Komite medis, menurutnya, memiliki peran strategis dalam menjaga standar mutu, etika, dan profesionalitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan komite medis, dr. Amiruddin, Sp.An, menyampaikan apresiasi kepada yayasan serta pimpinan rumah sakit atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai momentum kebersamaan di bulan Ramadan menjadi sarana mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat kolaborasi demi kemajuan rumah sakit.

“Kami menyadari rumah sakit tidak mungkin berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara direksi, yayasan, dan komite medis untuk mewujudkan kemajuan rumah sakit yang kita cintai ini,” katanya.

Ketua Yayasan RSI Sultan Hadlirin, Edy Sujatmiko, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut terasa istimewa karena selain menjadi ajang silaturahmi, seluruh hadirin juga bersama-sama menantikan momen azan magrib untuk berbuka puasa.

Ia juga mengungkapkan rasa bangga atas capaian kinerja rumah sakit yang menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga bulan terakhir tahun 2025 serta dua bulan pertama tahun 2026.

“Kita mengalami peningkatan pisitif yang sangat signifikan pada akhir tahun anggaran.  Ini capaian baru yang patut kita syukuri bersama,” ujarnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada jajaran manajemen  rumah sakit atas kerja keras dalam mendorong kemajuan layanan dan berharap segala upaya tersebut mendapat balasan terbaik dari Allah Swt.

Melalui momentum Ramadan ini, seluruh jajaran berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga RSI Sultan Hadlirin Jepara mampu berkembang lebih maju sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Hadepe – Manan