KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) di Jalan Yos Sudarso 461 Gombong, Kabupaten Kebumen, pada 2026 akan membuka Fakultas Kedokteran dan Program Studi Psikologi.
Hal itu diungkapkan Rektor UNIMUGO Prof DR Sofyan Anif MSi pada Gathering Menuju UNIMUGO Unggul bersama kehumasan sekolah dan insan pers Kebumen, Jumat (13/3) petang.
Acara dihadiri Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Dadi Santoso MKep, Ketua Admisi Lutfia Uli Na’mah, MKes, Ketua PWI Kebumen Supriyanto, para wartawan, Humas sekolah SMA/SMK se-Kecamatan Gombong dan sekitarnya, serta Influencer Kebumen dan sekitarnya.
Menurut Prof Sofyan Anif saat ini perintisan pendirian Fakultas Kekokteran telah dimulai. Pihaknya menargetkan dalam setahun UNIMUGO benar-benar siap dan bisa menerima mahasiswa baru Fakultas Kedokteran.
Rektor UNIMUGO itu menyatakan, salah satu syarat pendirian Fakultas Kedokteran adalah 50 persen dari program studi (Prodi) telah berpredikat Unggul. Saat ini dari 13 prodi di UNIMUGO, 3 telah Unggul. Setelah Lebaran 2026 ditargetkan bertambah menjadi 7 telah mencapai predikat Unggul.
“Insya Allah sehabis Lebaran nanti 7 Prodi di UNIMUGO telah dinyatakan Unggul dan karena itu kita segera bersiap untuk mendirikan Fakultas Kedokteran,”ungkap mantan Rektor UMS dua periode itu.

Prof Sofyan Anif menyatakan, UNIMUGO juga berencana menambah prodi baru seperti S2 Keperawatan, S1 Psikologi, S1 Aktuaria, hingga Fakultas Agama. Untuk Fakultas Agama akan membuka Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir serta Ekonomi Syariah.
Dua Fakultas dan 13 Prodi
UNIMUGO memiliki dua fakultas dan 13 Prodi. Fakultas Sain dan Humaniora memiliki Prodi S1 Hukum, S1 Teknik Industri, S1 Manajemen dan S1 Teknik Informatika.
Sedangkan Fakultas Ilmu Kesehatan mempunyai Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit, D3 Kebidanan, D3 Keperawatan, S1 Farmasi, S1 Kebidanan, S1 Keperawatan, S1 Profesi Apoteker, S1 Profesi Bidan dan S1 Profesi Ners.
Menyinggung persiapan pendirian Fakultas Kedokteran, Prof Sofyan menyatakan akan dimuli April 2026 dan telah membentuk tim bersama RSU PKU Muhammadiyah Gombong. Berdasarkan pengalaman di perguruan tinggi binaan, butuh waktu satu tahun dan harus memiliki gedung sendiri khusus kedokteran yang terpisah tidak gabung dengan fakultas lain.
Mengenai minat mahasiswa, Rektor UNIMUGO mengaku telah memetakan kondisi wilayah Kebumen dan sekitarnya. Secara ekonomi dan branding kota Gombong lebih tepat mendirikan Fakultas Kedokteran dan kampusnya bisa dikembangkan di Kota Kebumen.
Pihaknya juga siap menerima mahasiswa dari berbagai kalangan. Termasuk dari kalangan kurang mampu. Mengingat biaya kuliah di Fakultas Kedokteran memang tinggi.
Untuk itu UNIMUGO akan memberlakukan subsidi silang. Yakni menerapkan sumbangan bagi mahasiswa atau UKT serta Infak bagi orang tua mahasiswa yang mampu untuk menyubsidi mahasiswa dari kalangan kurang mampu namun memiliki prestasi akademik bagus.
“Bagi mahasiwa yang hafall 15 juz Alquran juga akan kami berikan beasiswa. Yang hafal 30 juz otomatis dapat bea siswa,”ujar Prof Sofyan.
Menurut Prof Sofyan mengutip penjelasan Menkes, sampai 2029 masih banyak kekurangan tenaga dokter sehingga penambahan Fakultas Kedokteran di UNIMOGa sangat relevan.”Kebutuhan Pemerintah untuk mencetak dokter baru harus ditambah 200 Fakultas Kedokteran secara nasional,”imbuh Prof Sofyan.
Mengenai tenaga pengajar, Prof Sofyan menyatakan kesiapannya. Apalagi RSU PKU Muhammadiyah Gombong memilik SDM yang telah dipakai rumah sakit di luar daerah, seperti Banjarmasin ada 11 dokter spesialis PKU Gombong dipinjam rumah sakit tersebut.
Komper Wardopo













