blank
Wabup Blora Sri Setyorini meninjau pembangunan pasar Ngawen kabupaten Blora, Rabu 11 Februari 2026. Foto: Humas

BLORA (SUARABARU.ID) — Pasar Ngawen, Kabupaten Blora yang terbakar pada 9 Januari 2024, dengan kerugian mencapai Rp 30,69 miliar, sejak November 2025 dibangun kembali, dengan anggaran APBN sebesar Rp 30 Miliar, pasar Ngawen tersebut diupayakan akan rampung pertengahan 2026.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini pada Rabu 11 Februari 2026, meninjau langsung progres pembangunan kembali Pasar Induk Ngawen tersebut, Hal itu dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan aman, lancar, dan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Kunjungan Wakil Bupati Blora didampingi Asisten Sekda Blora, jajaran OPD terkait itu, hadir perwakilan Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR, yang dipimpin Kasubdit Wilayah II Direktorat IDPPKOSB Ditjen Prasarana Strategis.

Kasubdit Wilayah II Direktorat IDPPKOSB Ditjen Prasarana Strategis, Kementerian PUPR, Dendy Kurniadi menyampaikan bahwa progres pembangunan terus dikebut agar dapat selesai lebih cepat dari jadwal kontrak.

“Kami menargetkan saat libur Hari Raya atap bangunan sudah terpasang, dan pembangunan pasar dapat selesai pada Juli 2026. Bahkan kami upayakan bisa selesai pada Juni agar masyarakat dapat segera memanfaatkan pasar saat musim libur sekolah,” ujar Dendy Kurniadi.

Selain pembangunan gedung pasar, lanjut Dendy Kurniadi, proyek juga mencakup penanganan persoalan genangan air di permukiman sekitar pasar. Nantinya akan dibangun saluran pembuangan yang langsung terhubung ke sungai untuk mengurangi risiko banjir saat musim hujan.

“Ternyata saat musim hujan kampung sebelah pasar sering tergenang air, kita buatkan saluran pembuangan yang langsung terhubung ke sungai,” ucap Dendy Kurniadi.

Sementara itu, Wabup Blora, Sri Setyorini menegaskan pentingnya koordinasi antar pihak, agar setiap kendala di lapangan dapat segera diselesaikan tanpa menghambat progres pembangunan pasar Ngawen.

“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan baik dan lancar. Jika ada kendala, segera dikomunikasikan dan disinkronkan agar target pembangunan dapat tercapai tepat waktu,” pesan Wakil Bupati Blora.

Untuk diketahui, Pembangunan pasar Ngawen yang menggunakan anggaran APBN sebesar Rp30 miliar, dengan masa pelaksanaan pekerjaan selama 240 hari kalender atau sekitar 8 bulan, pembangunan dimulai pada pertengahan November 2025 dan ditargetkan rampung pada Juli 2026 sesuai kontrak kerja.

Saat ini, Rabu 11 Februari 2026 pekerjaan pembangunan pasar Ngawen sedang dilakukan pemadatan tanah, pendirian tiang struktur utama bangunan, pengecoran lantai, serta pembangunan saluran air bersih dan saluran pembuangan air. Pemerintah berharap pasar baru nantinya mampu menjadi pusat perdagangan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung pemulihan ekonomi para pedagang.

Kudnadi Saputro