WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Dalam merayakan Idul Adha 1447 H (2026 M), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri Pimpinan H Sutoyo, menyembelih sebanyak 1.729 ekor hewan kurban dengan nilai Rp 13,2 miiar lebih.
Perinciannya, untuk hewan kurban sapi sebanyak 520 ekor, kambing sebanyak 1.119 ekor dan domba sebanyak 90 ekor. ”Jumlah ini menunjukkan adanya kenaikan 7,5 persen dibandingkan dengan jumlah hewan kurban tahun lalu,” jelas Tokoh Senior Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Wonogiri, H Djoko Santosa HP.
Tren penambahan hewan kurban dengan jumlah yang cukup signifikan tersebut, didorong kuat oleh laju penambahan jumlah hewan kurban jenis kambing Jawa, yang terus berdatangan dari berbagai PC (Pimpinan Cabang) di tingkat kecamatan.
Angka pertumbuhan yang cukup signifikan ini, menjadi indikator kuat bahwa fluktuasi ekonomi tidak menyurutkan semangat ketakwaan. Umat, tetap antusiasme untuk rela berkurban, demi saling berbagi di momentum Hari Idul Adha sebagai hari raya yang suci.
Berdasarkan laporan terkini, tandas Djoko, nilai total hewan kurban mencapai Rp 13.204.172.000,- Ini menjadi wujud dalam kontribusi nyata organisasi, dalam ikut menggerakkan roda ekonomi umat dan memperkuat ketahanan pangan daerah. ”Untuk penyembelihannya dilakukan di 64 lokasi,” tandas Djoko.
Sholat
Adapun rincian detail data hewan kurban, meliputi sebanyak 520 ekor sapi dengan nilai nominal mencapai Rp 10.991.154.000,-. Berikut sebanyak 1.119 ekor kambing Jawa dengan nilai total Rp 2.059.068.000,-, serta sebanyak 90 ekor domba (kambing gibas) bernilai Rp 153.950.000,-.
Penambahan data terbaru, tambah Djoko, fokus pada komoditas kambing Jawa yang mengalami lonjakan kuantitas secara berkala. Ini mengukuhkan kesiapan pemotongan hewan kurban yang masif. Mengingat rekapitulasi ini, masih bersifat sementara, seluruh panitia di tingkat daerah tetap membuka Posko pelaporan, karena perolehan angka diperkirakan masih bisa berubah dan terus bertambah.
Di samping mematangkan manajemen penyembelihan dan higienitas daging kurban, DPD LDII Wonogiri menggelar 64 titik lokasi pelaksanaan sholat Idul Adha yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri. Penentuan titik sholat berjamaah, ini ditujukan untuk mempermudah aksesibilitas warga, sekaligus memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan secara khusyuk, aman dan tertib.
Pengurus LDII Wonogiri, juga menjalin koordinasi intensif dengan jajaran pemangku kebijakan. Tujuannya, agar terjalin sinergitas pelaksanaan sholat dan distribusi daging kurban kepada para mustahik, dapat berjalan dengan sukses dan kondusif.(Bambang Pur)













