JEPARA (SUARABARU.ID)– Ketahanan pangan (ketapang) menjadi salah satu program pemerintah dalam memenuhi ketersediaan pangan lokal yang cukup dan terjangkau secara berkelanjutan. Selain program ketapang, Presiden Prabowo Subianto juga mendorong lahirnya petani milenial dengan fokus pada pertanian modern, smart farming, dan kewirausahaan.
Hal inilah yang coba diimplementasikan oleh para citivas akademika Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Dengan mengangkat tema “Implementation of Agricultural Education” tim yang diketuai oleh Eka Setya Budi, beranggotakan Amir Guron, Dewi Pratiwi, serta melibatkan tiga mahasiswa sebagai tim pendukung, menerapkan model pembelajaran karakter di TK Pertiwi Desa Bungu, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.
Pendidikan karakter ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepada anak sejak usia dini melalui pendekatan pendidikan berbasis pertanian.
Melalui model agricultural education, anak-anak dikenalkan pada berbagai aktivitas pertanian sederhana, mulai dari mengenal jenis tanaman, praktik menanam, merawat tanaman, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Pembelajaran ini dirancang untuk menumbuhkan nilai karakter seperti tanggung jawab, disiplin, kerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemandirian.
Menurut Eka Setya Budi, Ketua tim pengabdian, pendidikan karakter akan lebih efektif apabila diterapkan melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dan kontekstual.
“Pendekatan agricultural education memberikan ruang bagi anak untuk belajar nilai-nilai kehidupan melalui praktik sederhana yang dekat dengan lingkungan mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala TK Pertiwi Desa Bungu, Lailatul Mutmainah, menyambut baik kehadiran tim pengabdian kepada masyarakat dari UNISNU. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kontribusi nyata yang diberikan kepada lembaga yang dipimpinnya.
“Kami sangat senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini. Anak-anak menjadi lebih antusias belajar, dan guru mendapatkan inspirasi model pembelajaran karakter yang kreatif dan aplikatif,” tuturnya.
Ia juga berharap kerja sama antara TK Pertiwi Desa Bungu dan UNISNU Jepara dapat terus berlanjut pada program-program pengembangan pendidikan anak usia dini di masa mendatang.
“Dengan terlaksananya kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan TK Pertiwi Desa Bungu mampu mengembangkan inovasi pembelajaran karakter berbasis lingkungan dan pertanian secara berkelanjutan”, tandasnya.
ua













