blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani didampingi para pejabat terkait dan anak-anak pada program "Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge", di Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan, Rabu (21/01) 2026).(Foto:SB/Kominfo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil.

Melalui program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”, Bupati Lilis Nuryani menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, dokter spesialis keliling (Speling), hingga khitan massal bagi warga Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan, Rabu (21/01) 2026).

Layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia meliputi dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam, hingga dokter spesialis anak.

Sebanyak 300 warga mendapatkan pengobatan gratis, sementara 10 anak mengikuti khitan massal yang dilengkapi dengan pemberian tali asih. Selain itu, panitia juga menyalurkan 100 paket sembako untuk warga kurang mampu.

blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama anak-anak dan ibu-ibu di Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan, Rabu 21/1.(Foto:SB/Kominfo)

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Kebumen dr Iwan Danardono melaporkan, sepanjang 2026, kegiatan serupa akan dilaksanakan sebanyak 24 kali atau dua kali setiap bulan.

Dokter Iwan juga memaparkan keberhasilan penurunan angka stunting di Kebumen yang kini mencapai 7,58%, turun signifikan dari angka 9,17% pada tahun 2024.

“Berkat dukungan anggaran yang besar dari Ibu Bupati melalui pemberian susu PKMK, angka stunting turun hampir 2 persen. Selain itu, prevalensi anemia juga turun dari 20% menjadi 14% berkat program tablet tambah darah,”papar dr Iwan.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan kesehatan harus dirasakan secara merata oleh seluruh warga, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat kota.

Bupati berpesan agar tenaga kesehatan selalu sigap, terutama dalam menangani kegawatdaruratan ibu hamil dan bayi.

“Saya ingin kesehatan merata seperti halnya pembangunan infrastruktur. Untuk tenaga kesehatan, saya minta utamakan penyelamatan nyawa. Urusan administrasi bisa menyusul kemudian,”tegas Bupati Lilis.

Galih, warga Desa Kebagoran, mengaku sangat terbantu dengan adanya khitan massal ini.”Anak saya kelas 5 SD bisa khitan gratis. Ini sangat meringankan beban warga, ungkapnya.

Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati Lilis menyempatkan diri memborong 17 balon dagangan milik Neni, warga Pejagoan, untuk dibagikan kepada anak-anak secara gratis.

Tak hanya itu, dalam perjalanan pulang Bupati juga menghentikan kendaraannya di depan RA Integral Nurul Huda Pengaringan untuk menyapa anak-anak dan membagikan susu kotak kepada mereka.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur RSUD dr Soedirman dr Arif Komedi MSc, Ketua Baznas Kebumen  Ahmad Sahli Syam, Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto, Forkopimcam Pejagoan, serta jajaran pemerintah desa setempat.

Komper Wardopo