blank
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan suaminya Mohammad Yahya Fuad serta CEO Tradha Group Faiz Alauddien Reza Mardhika, pejabat Pemkab, direksi dan karyawan pada silaturahmi di Bale Tradha Gombong Sabtu 17/1.(Foto:SB/Kominfo)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Tradha Group Gombong terus memantapkan langkaH untuk menjadi perusahaan yang tidak sekadar berorientasi pada keuntungan (profit oriented), tetapi juga mampu membawa manfaaT luas bagi masyarakat .

Sebagai perusahaan yang bergerak di berbagai sektor. Mulai dari energi/Migas, properti, konstruksi, ritel, konsumsi, jasa otomotif, agribisnis, industri kreatif, hingga sosial/filantropi, radha Group berkomitmen menjaga keseimbangan antara bisnis dan pengabdian.

Hal itu terungkap pada acara Ramah Tamah Keluarga Besar Tradha Group Sabtu (17/1)  2026, di Bale Tradha Gombong.

Dalam sambutannya, CEO Tradha Group Gombong, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, mengungkapkan tantangan perusahaan di masa depan akan semakin kompleks. Terutama terkait peningkatan kompetensi SDM.

blank
CEO Tradha Group Faiz Alauddien Reza Mardhika memberi sambutan pada silaturahmi di Gombong Sabtu 17/1.(Foto:SB/Kominfo)

“Tentu menjalankan perusahaan 30 tahun yang lalu dengan saat ini sangat berbeda. Salah satunya adalah tantangan mengenai derasnya arus teknologi,”jelas Reza.

Acara juga dihadiri Hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang mengapresiasi kepedulian PT Tradha Group Gombong.

Salah satu bukti nyata kontribusi perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) adalah pemberian bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp200 juta bagi masyarakat penerima manfaat di Kebumen.

Terkait perannya sebagai kepala daerah, Bupati Lilis menegaskan profesionalisme keluarganya dalam memisahkan urusan bisnis dan pemerintahan.

“Setelah menjadi bupati, terus terang pikiran saya terfokus pada kesejahteraan Kebumen, bukan lagi bisnis. Biarlah urusan bisnis dikerjakan oleh suami dan anak-anak. Itu pun tidak ada yang mengambil proyek dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab), demi menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan,”tegas Lilis.

Bupati bahkan mencontohkan bahwa salon miliknya pun kini tutup karena tidak lagi terurus akibat kesibukannya melayani masyarakat.

blank
Founder Tradha Group Gombong Mohammad Yahya Fuad memberi sambutan di Bale Tradha, Sabtu 17/1.(Foto:SB/Kominfo)

Senada dengan hal tersebut, Founder Tradha Group Gombong Ir Mohammad Yahya Fuad SE. memberikan motivasi mendalam mengenai etos kerja dan rasa syukur kepada para karyawan.

Yahya Fuad mengingatkan agar setiap nikmat yang diterima, sekecil apa pun itu, tidak membuat manusia lupa akan besarnya karunia Allah SWT.

Yahya Fuad kemudian menukil sebuah hadis riwayat Thabrani: “Barangsiapa yang di waktu sore merasakan kelelahan lantaran pekerjaan kedua tangannya dalam mencari nafkah, maka di saat itu Allah mengampuni dosanya.”

Menurut mantan Bupati Kebumen itu , kelelahan dalam mencari nafkah halal yang dilakukan dengan ikhlas adalah bentuk ibadah dan penghapus dosa.

Lebih lanjut Yahya Fuad menegaskan sikap politik dan integritas keluarganya. Ia menyatakan telah mengikhlaskan dan “mewakafkan” istrinya, Lilis Nuryani, untuk sepenuhnya mengabdi kepada masyarakat Kebumen tanpa mengharap balasan berupa proyek pemerintah atau keuntungan materiil lainnya.

“Insyaallah, apa yang telah kami keluarkan diniatkan untuk ibadah demi masyarakat Kebumen. Allah Maha Kaya. Meskipun kami tidak mengambil proyek di daerah sendiri, Alhamdulillah rezeki tetap mengalir dari proyek di luar Kebumen. Saya bersyukur dalam hati tidak terbersit keinginan untuk mengerjakan proyek Pemkab,” ungkapnya seraya meminta doa agar keteguhan hati tersebut tetap terjaga.

Ia menambahkan, Tradha Group akan tetap setia pada prinsip ngopeni, ngayomi, dan ngayemi sesuai slogan bupati.

Menutup arahannya, Yahya Fuad  mengingatkan tentang berharganya waktu. Jika uang bisa dihitung sisanya, maka sisa usia manusia adalah rahasia Ilahi.

“Mari isi sisa waktu ini dengan sebaik-baiknya. Gunakan waktu secara seimbang untuk dunia dan akhirat, serta teruslah menebar kebaikan bagi sesama,”pungkasnya.

Acara diakhiri dengan tausiah oleh Pengasuh Asrama Pelajar Annur, Ustaz M. Wahyudi, yang menggarisbawahi pentingnya syukur. Ia juga mengutip hadis riwayat Muslim mengenai keutamaan mukmin yang kuat, serta hadis riwayat Ahmad bahwa “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.”

Turut hadir dalam acara ini Staf Ahli Bupati Yanie Giat Setyawan, Kepala Disperindag Haryono Wahyudi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr Faiz Alauddien Reza Mardhika, Wakil Ketua DPRD Kebumen Khalisha Adelia Aziza, Camat Gombong, serta jajaran direksi dan karyawan Tradha Group.

Komper Wardopo