WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Setelah terjadi di Kecamatan Kismantoro, bencana tanah longsor dilaporkan terjadi lagi di dua wilayah kecamatan di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Dampaknya, merusak rumah milik warga, karena dihantam material longsoran yang melorot dari bagian atas lereng tebing.
Pemicu bencana tanah longsor, dikarenakan turun hujan deras berkepanjangan. Hujan yang turun hampir seharian penuh tersebut, telah menyebabkan luapan air ke mana-mana. Termasuk mengikis lereng tebing dan menyebabkan longsor.
Di RT 01/RW 01 Dusun Girimarto, Desa Girimarto, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, bencana tanah longsor merusak rumah milik Partiyem (60). Kemudian di Lingkungan Kecik RT 02/RW 09 Keluarahan Karang, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, merusak rumah milik Ishartanto (64).
Penerangan Kodim (Pendim) 0728 Wonogiri Peltu Indra, semalam, mengabarkan, untuk menyikapi kerusakan rumah warga karena bencana longsor, para prajurit TNI dari Koramil Girimarto dan Koramil Slogohimo, tampil memimpin kerja bakti gotong royong di lokasi bencana.
Kerja bakti dilakukan bersama para Perangkat Desa/Kelurahan dan warga masyarakat. Ini sebagai tindakan darurat dalam upaya mewujudkan langkah percepatan penanganan, dalam upaya membantu korban bencana.
Apresiasi
Langkah para prajurit TNI di Koramil Slogohimo dan Koramil Girimarto itu, diapresiasi oleh Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan. Kehadiran prajurit termasuk personel Babinsa di lokasi bencana longsor, menjadi langkah tepat dalam memberikan bantuan kepada korban bencana.
Sebagai aparat kewilayahan, kehadiran prajurit di lokasi bencana patut diapresiasi. Karena di saat-saat kejadian seperti itu, masyarakat sangat membutuhkan bantuan. Juga butuh pertolongan, tentang bagaimana cara menyelamatkan diri bersama anggota keluarganya, menghindar dari ancaman bencana.
Menurut Dandim, saat terjadi bencana masyarakat dilanda kepanikan. Sehingga kehadiran Babinsa di tengah-tengah warganya, sangat dibutuhkan untuk mengingatkan mereka bagaimana mengutamakan keselamatan diri dan keluarganya. Juga cara mengamankan dokumen dan barang berharga lainnya.
Lebih lanjut, Dandim, mengingatkan, di beberapa lokasi di wilayah Wonogiri, memiliki potensi rawan terhadap bencana tanah longsor. Sehingga, Babinsa harus senantiasa siap siaga untuk memonitor wilayah binaannya. Terlebih bila terjadi hujan lebat berkepanjangan, harus lebih aktif untuk mengantisipasi terjadinya bencana.
Segenap personel dari Koramil bersama tim gabungan dan masyarakat, diminta peduli untuk sewaktu-waktu memberikan bantuan kepada korban bencana yang terjadi di wilayahnya masing-masing. Termasuk untuk melaksanakan kerja bakti pembersihan material longsoran, sebagai langkah membantu meringankan korban bencana.(Bambang Pur)













