WONOSOBO (SUARABARU.ID)-PSIW Wonosobo gagal menggapai mimpi menang saat melawan Persitema Temanggung di kandang sendiri pada babak penyisihan Grup D Liga 4 Jawa Tengah, Rabu (14/1/2025).
Pasalnya, dalam pertadingan yang berlangsung di Stadion Kolodete Wonolelo Wonosobo itu, pasukan Laskar Kolodete hanya bermain imbang 1-1 dengan Persitema Temanggung.
Bahkan tim PSIW harus ketinggalan terlebih dahulu 0-1 di babak pertama. Gol Persitema dicetak oleh Vendri Mofu lewat tendangan keras dari daerah kotak pinalti PSIW. Bola tersebut merupakan hasil operan dari pemain tengah dan mampu diceploskan dengan keras ke gawang PSIW.
Beruntung di babak kedua derby Sindoro-Sumbing itu, fullback PSIW Syaifullah mampu menyamakan kedudukan. Umpan tendangan bola mati dari kanan lapangan mampu ditanduk dengan manis. Bola melengkung dan masuk persis di pojok kiri atas gawang Persitema.
Meski sempat ketinggalan 1-0, di babak pertama pemain PSIW sebenarnya berhasil menguasai permainan. Bahkan bola kerap meluncur ke daerah pertahanan Persitema. Baru pada babak kedua, intensitas serangan lawan bertubi-tubi mengarah ke gawang PSIW.
Pelatih PSIW Wonosobo, Hafiz Fajri Al-Mubarok, mengakui bahwa laga tersebut berjalan tidak mudah bagi timnya meski secara permainan di babak pertama sempat mendominasi.
“Pertandingan ini sebenarnya mudah. Menjadi sulit bagi PSIW karena tadi sempat kecolongan satu gol di babak pertama walaupun PSIW kemudian bisa menyamakan kedudukan,” ujar Hafiz seusai laga.
Dia menambahkan bahwa di babak kedua permainan PSIW belum berkembang maksimal. Apalagi salah satu strikernya, Andri Arianto, bermain dibawah performa terbaik, karena fisik sedang tidak fit.
“Sayang, ditambah lagi, pada babak kedua permainan anak-anak PSIW kurang maksimal dan tidak berkembang. Tapi sebenarnya para pemain sudah memberikan perlawanan. Hanya para pemain kurang disiplin menjaga areanya,” kata dia.
Pertandingan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu berlangsung dalam atmosfer meriah dan penuh ketegangan. Karena kedua tim punya missi sama-sama ingin menang. Penonton yang ada di tribun mencapai 1.950 orang.
Strategi Menyerang

Hafiz menjelaskan bahwa PSIW sebenarnya sudah menerapkan strategi menyerang sejak awal laga. Di babak pertama timnya langsung memainkan offensif play. Bermain terbuka dan menyerang dari segala penjuru.
“Tapi pertahanan Persitema sangat disiplin. Mereka menerapkan compact defense yang luar biasa rapat. Kami berharap kondisi tim semakin membaik menjelang pertandingan away berikutnya melawan Slawi United pada Rabu, 21 Januari 2026 nanti,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu pemain PSIW Wonosobo, Irman menyampaikan permohonan maaf kepada suporter bola karena timnye belum mampu mempersembahkan kemenangan atau meraih poin penuh.
“Teman-teman sudah kerja semaksimal mungkin di lapangan. Insya Allah di pertandingan away terakhir melawan Slawi United kami siap meraih tiga poin penuh. Kurangnya fokus dan ketergesa-gesaan di babak kedua membuat penyelesaian akhir PSIW tidak berjalan optimal,” akunya.
Sementara itu, Asisten Pelatih Persitema Temanggung M Haris mengakui permainan kedua tim berjalan sangat sengit. Pihaknya bersyukur meski main di kandang lawan, Persitema bisa meraih angka 1 poin. Tekanan suporter PSIW sangat luar biasa tapi mental anak buahnya juga tak kalah luar biasa.
“Soal permainan, Persitema menerapkan positif football dengan mengandalkan lini per lini. Alhamdulillah, instruksi dari pelatih selalu berjalan dengan baik. Hanya karena pemain kurang konsentrasi akhirnya kebobolan di menit-menit akhir babak kedua,” keluhnya.
Hasil imbang derby Sindoro-Sumbing tersebut membuat Persitema Temanggung masih bertahan di puncak klasemen Grup D Liga 4 Jawa Tengah dengan 5 poin dari 3 pertandingan away dan home dengan PSIW dan home dengan Slawi United.
Di posisi kedua, PSIW Wonosobo mengoleksi 4 poin dari 3 pertandingan. Posisi ini masih menjaga peluang PSIW untuk melangkah ke babak berikutnya.
Sementara itu, Slawi United berada di posisi buncit dengan 1 poin dari 2 pertandingan. Kalah dari PSIW dan main seri saat melawan Persitema.
Masih tersisa laga terakhir away PSIW Wonosobo melawan Slawi United untuk menentukan lolos ke-16 besar. Jika PSIW bisa melumat Slawi United dengan kemenangan penuh maka dipastikan lolos 16 besar.
Tapi jika main seri apalagi kalah, lolos tidaknya PSIW masih menunggu hasil pertandingan Persitema dengan Slawi United. Segala kemungkinan bisa saja terjadi, yang jelas, hasil seri PSIW melawan Persitema membuat publik bola di Wonosobo tampak kecewa.
Muharno Zarka













