blank
Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani saat membacakan Pembukaan UUD Ri 1945. Foto: Tya Widya.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, menjadi salah satu petugas dalam upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Halaman Setda Grobogan, Senin (1/6/2026).

Lusia Indah Artani bertugas membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada upacara yang digelar di Pemerintah Kabupaten Grobogan itu.

Dalam momen Hari Lahir Pancasila tersebut, Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani menjalankan tugasnya dengan penuh khidmat. Kehadirannya menjadi bagian penting dari rangkaian upacara yang berlangsung tertib dan lancar.

BACA JUGA : Pesan Kuat Wabup Sugeng Prasetyo di Hari Lahir Pancasila: Jangan Biarkan Nilai Pancasila Hanya Jadi Pajangan

Lusia tampil mengenakan kebaya berwarna ungu yang dipadukan dengan hijab senada. Dengan suara tegas dan penuh penghayatan, ia membacakan Pembukaan UUD 1945 di hadapan seluruh peserta upacara.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetyo. Sejumlah unsur Forkopimda, kepala OPD, pelajar, perwakilan BUMN, BUMD, hingga berbagai elemen masyarakat turut mengikuti kegiatan tersebut.

Suasana khidmat terlihat sejak awal hingga akhir pelaksanaan upacara. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dasar bangsa Indonesia.

Bagi Lusi, peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut menjadi pengingat penting akan peran Pancasila sebagai perekat keberagaman bangsa.

Ia menilai keberagaman yang hadir dalam upacara menjadi gambaran nyata bagaimana Pancasila mampu menyatukan berbagai latar belakang masyarakat Indonesia.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur dan profesi. Kehadiran mereka dalam satu barisan upacara menunjukkan semangat persatuan yang terus terjaga.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila masih sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

BACA JUGA : Wakil Wali Kota Tegal: Hari Raya Waisak Momentum Perkuat Nilai Kebajikan, Kasih Sayang dan Toleransi

Lusia juga mengaku bersyukur karena dapat menjalankan tugas membacakan Pembukaan UUD 1945 dengan baik pada upacara tersebut.

“Hari ini, tanggal 1 Juni 2026, saya mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila dan kebetulan saya bertugas membacakan Pembukaan UUD Republik Indonesia 1945. Alhamdulilah, berjalan dengan lancar,” jelas Lusi.

blank
Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani berfoto bersama jajaran Forkopimda Grobogan dan para peserta upacara Hari Lahir Pancasila. Foto: Tya Widya.

Ia menyebut Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan.

Selain menjadi pemersatu bangsa, Pancasila juga dinilai memiliki peran besar dalam menciptakan kehidupan dunia yang damai dan harmonis.

Menurut Lusia, tema Hari Lahir Pancasila tahun ini sangat relevan dengan kondisi bangsa yang terus menghadapi berbagai tantangan sosial maupun global.

Karena itu, implementasi nilai-nilai Pancasila harus terus diperkuat dalam kehidupan sehari-hari agar mampu menjaga keutuhan bangsa.

Inspirasi Perdamaian Dunia

Lusia Indah Artani menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya pedoman bagi bangsa Indonesia, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi terciptanya perdamaian dunia.

“Sesuai degan tema, Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian dunia, saya rasa nilai-nilai Pancasila tidak hanya untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” terang Lusi.

Sebagai Ketua DPRD Grobogan, Lusi mengaku banyak mendapatkan pelajaran dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, terutama dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan lembaga legislatif.

Ia menilai semangat gotong royong, musyawarah, dan persatuan menjadi fondasi penting dalam proses pengambilan keputusan di DPRD.

Menurutnya, sila keempat Pancasila memberikan pedoman yang jelas tentang pentingnya mengedepankan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Nilai tersebut juga selalu diterapkan dalam setiap pembahasan maupun pengambilan keputusan strategis di lingkungan DPRD Grobogan.

“Tentu saja, dalam sila-sila Pancasila telah mengajarkan berbagai macam hal, termasuk pada sila keempa dimana nilai musyawarah dan mufakat adalah instrumen yang dibutuhkan dalam pengambilan sebuah keputusan,” jelas Lusi.

BACA JUGA : Polisi Gerebek Sabung Ayam di Bae Kudus, Pelaku Kabur, 14 Motor Disita

Ia mencontohkan pelaksanaan Sidang Paripurna DPRD yang selalu mengedepankan musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama meskipun terdapat perbedaan pandangan.

Menurut Lusia, Pancasila menjadi jembatan yang mampu menyatukan berbagai aspirasi dan pendapat demi kepentingan masyarakat yang lebih luas.

Pada momen Hari Lahir Pancasila ini, Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan menjaga persatuan bangsa.

Ketua DPRD Grobogan Lusia Indah Artani menegaskan bahwa momen Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bersama untuk menjunjung tinggi nilai religius, memperkuat semangat persatuan, serta menjaga Pancasila sebagai ideologi yang hidup di tengah masyarakat.

“Saya mengajak masyarakat Grobogan untuk menhaga Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Nilai luhur yang terkandug dalam Pancasila ini sangat penting. Junjung tinggi religi dengan semangat persatuan dan kuat,” pesan Lusi.

TYA WIDYA