UNGARAN (SUARABARU.ID)– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab, mengumpulkan seluruh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Jateng, untuk menyatukan langkah. Hal ini dilakukan, guna mempercepat kesiapan layanan publik Kemenag, agar semakin berdampak dan dirasakan langsung masyarakat.
Hal itu seperti yang disampaikannya, dalam Rapat Sinergitas Layanan dan Kebijakan, yang digelar di Kampoeng Rawa, Kabupaten Semarang, Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 120 peserta, terdiri dari Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, Kasubbag Tata Usaha, serta jajaran pimpinan dan pejabat Kanwil Kemenag Jateng.
”Untuk menyikapi berbagai persoalan ke depan, kita harus melangkah dengan visi dan misi yang sama, sesuai amanat Asta Protas Kemenag. Saya minta Kemenag Kabupaten/Kota, memiliki program unggulan, agar benar-benar berdampak dan dirasakan langsung masyarakat,” kata Saiful Mujab, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag Jateng.
BACA JUGA: Saat Algoritma Lebih Utama daripada Tuhan: Krisis Tauhid Generasi Z
Disampaikan juga, seluruh jajaran Kemenag harus bergerak cepat dan seirama, dalam menyikapi berbagai tantangan. Seluruh jajaran harus tetap berpedoman pada Asta Protas Kemenag, sebagai arah kebijakan utama.
Ditekankan Saiful, peningkatan kualitas layanan publik, tidak hanya bertumpu pada administrasi, tetapi juga pada kesiapan sarana dan prasarana layanan keagamaan.
”Oleh karena Itu, keberlanjutan pembangunan dan pemanfaatan fasilitas Kantor Urusan Agama (KUA) dan Madrasah, perlu dipersiapkan secara matang agar dapat menunjang pelayanan yang aman, nyaman, dan profesional, khususnya menyambut tahun ajaran baru,” pesannya.
BACA JUGA: UKSW Berduka, Pendeta Emeritus Doktor Sutarno Rektor Periode 1973-1983 Berpulang
Dia juga meminta, seluruh satuan kerja diminta aktif mengawal pelaksanaan berbagai program prioritas, yang menyentuh langsung masyarakat. Seperti Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) lintas sektor, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pesantren dan madrasah, serta perluasan akses layanan kesehatan gratis.
Pada kesempatan yang sama, dalam menghadapi kebijakan tahun 2026, Kanwil Kemenag Jateng juga mendorong penguatan basis data keagamaan yang akurat dan mutakhir, khususnya data pesantren beserta sarana dan prasarananya.
”Data itu akan menjadi fondasi penting dalam perumusan kebijakan yang tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat,” lanjut Kakanwil.
BACA JUGA: Akibat Jembatan Longsor, Bus Peziarah Makam Sunan Muria Dialihkan ke Jalur Timur
Dalam forum ini, Saiful Mujab juga mengarahkan Kemenag Kabupaten/Kota, untuk menetapkan layanan unggulan daerah, yang memiliki dampak positif paling besar bagi masyarakat, sebagai pelengkap layanan standar Nasional yang telah berjalan.
Layanan unggulan itu diharapkan menjadi identitas pelayanan Kemenag di daerah yang adaptif, responsif, dan solutif.
Dengan adanya kegiatan ini, pihaknya meneguhkan komitmen untuk tancap gas menghadirkan kebijakan dan layanan publik yang responsif, berdampak, dan berpihak kepada masyarakat, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan keagamaan pada tahun 2026.
Riyan













