JEPARA (SUARABARU.ID) – Kecamatan Bangsri bersiap menyambut program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) Tahap 2 yang dijadwalkan pada Selasa, 13 Januari 2026. Kali ini kegiaran direncanakan di Petilasan Mbah Suto Bondo, yang menjadi salah satu wisata religi di wilayah tersebut.
Dalam agenda strategis ini, pemerintah kecamatan bersama dinas terkait sepakat mengangkat tema besar Agroindustri BSP (Banjaran, Srikandang, Papasan) sebagai motor penggerak ekonomi dan pariwisata baru.
Camat Bangsri, Debby Nifandrian, bersama Kepala Dinsospermades, Muh Ali, dan Kepala Disparbud, Ali Hidayat, mematangkan konsep acara tersebut dalam rapat koordinasi persiapan, di kantor Kecamatan Kamis (8/1/2026).
Fokus utama tidak hanya pada pelayanan publik, tetapi juga etalase potensi ekonomi desa.
Kepala Dinsospermades, Muh Ali menjelaskan pelaksanaan Bunga Desa kali ini mengusung konsep yang sederhana namun substantif. Pusat kegiatan akan dipusatkan di area Petilasan Mbah Suto Bondo.
“Kegiatan ini juga akan dirmaian masyarakat dengan stan UMKM,” kata Ali.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara Ali Hidayat, menegaskan pentingnya integrasi antar desa melalui paket wisata. Salah satu terobosan yang disiapkan adalah paket wisata Jeep yang meliputi desa tersebut.
“Ada wisata Jeep menyusuri rute Banjaran, Srikandang, hingga Papasan. Potensi UMKM dari masing-masing desa harus dimunculkan,” tegas Ali Hidayat.
Desa Banjaran mempunyai potensi sentra olahan pangan dan cemilan, juga buah durian lokal yang tidak kalah dengan daerah lain.
Desa Srikandang memiliki potensi edukasi pembuatan batik. Sedangkan Desa Papasan mempunyai wisata alam pegunungan dan hasil hutan seperti kopi Papasan dan wisata air terjun Kedung Ombo.
Hadepe













