JEPARA (SUARABARU.ID) – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Jepara bersama Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara menginventarisir dan memetakan kebutuhan revitalisasi Bumi Perkemahan (Buper) Pakis Adhi. Kedua lembaga tersebut, bersama-sama melakukan kunjungan ke kompleks perkemahan yang berada di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji pada Rabu (7/1/2026).
Dalam kegiatan itu, rombongan Komisi C yang terdiri dari Ahmad Sholikhin, Muhammad Soleh, Siti Rohmah, dan Esti Kismaning Setyowati mengamati langsung kondisi buper bersama pengurus Kwarcab Kak Malik Sujarwadi dan Kak Hambali. Keduanya memang memegang amanah sebagai pengelola Buper Pakis Adhi.
Ketua Komisi C Nur Hidayat tidak bisa membersamai rombongan, karena pada saat yang sama, sedang menyertai Bupati Jepara Witiarso Utomo meresmikan jembatan penghubung Pendosawalan—Banyuputih di Kecamatan Kalinyamatan. Meski demikian, Nur Hidayat membenarkan tujuan kunjungan tersebut.
Menurutnya, kunjungan itu merupakan bentuk fungsi pengawasan sekaligus perhatian terhadap pengembangan ruang publik bagi kegiatan kepanduan dan edukasi alam di wilayah Jepara. Secara khusus, pihaknya ingin memetakan kondisi existing Buper Pakis Adhi. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut antara lain evaluasi sarana dan prasarana untuk melihat sejauh mana kelayakan fasilitas pendukung seperti sanitasi, area perkemahan, akses jalan, hingga penerangan.

Berikutnya, identifikasi kebutuhan dukunngan. “Kami ingin mendapat data kebutuhan mendesak yang memerlukan dukungan) anggaran maupun kebijakan, baik untuk pemeliharaan rutin maupun pengembangan fasilitas baru,” katanya.
Rombongan juga mendiskusikan potensi Buper Pakis Adhi agar tidak hanya menjadi tempat perkemahan Pramuka, tetapi juga destinasi edukasi dan wisata yang representatif bagi masyarakat umum.
Melalui kunjungan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara legislatif dan Gerakan Pramuka Kwarcab Jepara. Masukan-masukan yang didapat dari lapangan, kata Nur Hidayat, akan menjadi bahan pertimbangan Komisi C dalam merumuskan langkah strategis untuk memastikan Buper Pakis Adhi tetap terjaga kualitasnya dan mampu berkembang menjadi pusat kegiatan kepemudaan yang membanggakan bagi warga Jepara.
“Ke depan kami akan adakan pertemuan dengan jajaran pengurus Kwarcab untuk membuat master plan pengelolaan buper, bahkan jika memungkinkan akan kami dukung dengan dana aspirasi,” jelas pria yang juga Wakil Ketua I Kwartir Cabang (Kwarcab) Jepara.
Nur Hidayat juga berharap, lahan kosong yang ada akan dimaksimalkan dengan menanami sayur dan buah. “Lahan Buper juga bisa diperuntukkan sebagai wahana edukasi dan refreshing bagi anggota gerakan Pramuka dan masyarakat pada umumnya,” imbuhnya.
Hadepe – Rio













