blank
BNNK Magelang memberikan keterangan pers hari ini Rabu (24/12/25). Foto: dok

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) –
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang telah membentuk sejumlah desa Bersih dari Narkoba (Bersinar) di beberapa wilayah. Tahun ini telah dibentuk 24 Desa Bersinar di wilayah Kabupaten Magelang, 10 kampung bersih narkoba di Kota Magelang, dan 6 Desa Bersinar di Kabupaten Purworejo.

Kepala BNNK Magelang, Kombes Pol Rachmat Kurniawan, dalam keterangan pers hari ini (Rabu, 24/12/25) menegaskan, Desa Bersinar mengintegrasikan program pencegahan,  pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi secara menyeluruh di tingkat masyarakat. Melibatkan partisipasi aktif Kementerian dan lembaga terkait, perangkat daerah, serta masyarakat setempat. Dengan mengedepankan pendekatan berbasis komunitas.

Selanjutnya dipaparkan, sedangkan pada sektor pendidikan, BNNK Magelang menggencarkan Sekolah Bersinar. Tahun ini sebanyak  207 sekolah yang telah dikukuhkan dengan SK Bupati Magelang. “Empat SMP sudah
mengimplementasikan dengan baik program tersebut,” jelasnya.

Sedangkan untuk Kampus Bersinar, baru sebuah kampus yang sudah dideklerasikan, yakni Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang
(Polbangtan Yoma).

Menurut dia, beberapa upaya itu sangat efektif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di masyarakat. Terutama remaja, cenderung dipengaruhi oleh teman sebaya, dalam banyak aspek kehidupan, termasuk dalam perilaku sosial dan pilihan gaya hidup. “Kehadiran teman sebaya sebagai mentor yang memiliki pengalaman positif dapat memberikan pengaruh yang lebih besar dalam mengubah pola pikir dan perilaku remaja,” ujarnya.

Dijelaskan pula, BNNK Magelang tahun ini juga telah membentuk 50 relawan dan memberikan bimbingan teknis terhadap pegiat anti narkoba. Juga 25 orang dari lingkungan pemerintah. “BNNK Magelang juga melakukan kegiatan deteksi dini atau tes urine sebanyak 28 kali, dengan jumlah total 2.071 orang. Hasilnya, satu orang terindikasi positif Metahmphetamine, selanjutnya direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi,” katanya.

Ditambahkan juga, BNNK Magelang menyebarkan informasi yang akurat dan edukatif tentang dampak buruk penyalahgunaan narkotika, serta
langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan. Tahun ini melakukan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada 87.600 orang, melalui berbagai kegiatan. Antara lain melalui inspektur upacara di 86 sekolah.

Eko Priyono