blank
Polsek Sidoharjo Polres Wonogiri, menggelar pertemuan bersama para pendekar silat dan pimpinan organisasi bela diri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.iD) – Para pendekar silat dari berbagai perguruan bela diri, berkomitmen siap ikut menjaga agar situasi keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusfif. Sikap ini, disampaikan melalui Forum Perguruan Silat dan Bela Diri (FKPSB), saat berlangsung pertemuan di Aula Polsek Sidoharjo Polres Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kapolsek Sidoharjo Iptu Suyoto melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, pertemuan dengan para pendekar silat dan pimpinan organisasi bela diri tersebut, dilakukan dalam upaya memperkuat sinergitas sebagai upaya mewujudkan situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

Pertemuan digelar Jumat (5/12/25), dihadiri 25 pendekar silat dan pimpinan organisasi bela diri se Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri. Dalam pertemuan tersebut, Polsek Sidoharjo menegaskan kembali tentang pentingnya kolaborasi dalam memperat jalinan silaturahmi, untuk melahirkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan. Utamanya dalam menyambut Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Tahun 2025-2026.

Kapolsek Sidoharjo IPTU Suyoto, mengapresiasi kehadiran seluruh perwakilan perguruan silat, yang menyatakan sikap siap mendukung tetap terjaganya situasi Kamtibmas yang kondusif. Harapannya, melalui FKPSB, senantiasa tercipta sinergitas antarperguruan demi kebersamaan dalam menjaga dan memelihara keamanan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Melalui forum perguruan silat dan bela diri, terjalin koordinasi, komunikasi dan kebersamaan seluruh perguruan, dalam ikut serta menjaga situasi tetap aman. Terlebih dalam menyambut Nataru.

Kepada seluruh pimpinan perguruan, dapat aktif mengendalikan anggotanya, dalam ikut serta berpartisipasi melakukan kegiatan bersama di bidang sosial masyarakat. Hadirnya FK menyarankan adanya grup komunikasi bersama untuk mempermudah koordinasi.

Guyub Rukun

Dalam kesempatan itu, Kanit Binmas Polsek Sidoharjo, Aiptu Wardaya, menyampaikan apresiasi terhadap semangat para pendekar dalam mengurus perguruannya masing-masing. Polsek Sidoharjo, membuka ruang dialog untuk menerima saran dan masukan, demi memperkuat eksistensi FKPSB..

Dari hasil diskusi, seluruh pendekar dan pimpinan organisasi bela diri, sepakat mengaktifkan eksistensinya dengan membawa nama “Guyup Rukun FKPSB Sidoharjo.” Mereka juga sepakat untuk sekaligus membentuk struktur kepengurusan baru. Ke depannya, agenda pertemuan rutin disepakati digelar setiap tiga bulan sekali.

Sementara itu Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, melalui Kasihumas Polres AKP Anom Prabowo, mengapresiasi langkah Polsek Sidoharjo yang berhasil mempertemukan seluruh perguruan silat dan organsisasi bela diri dalam satu forum yang solid.

Kapolres menegaskan, pembentukan kembali FKPSB adalah langkah strategis, untuk mencegah potensi konflik antarperguruan. Diharapkan, seluruh elemen perguruan silat dan organisasi bela diri, dapat mengedepankan komunikasi dalam menjaga kerukunan.

Menyambut pengamanan Nataru, peran aktif perguruan silat dan organisasi bela diri, memiliki peran penting dalam membantu menjaga Kamtibmas di lingkungannya masing-masing. “Kami mengajak seluruh perguruan silat dan organisasi bela diri, untuk terus bersinergi dengan Polri,” tegas Kapolres. Dilandasi guyub rukun dan sikap kebersamaan, menjadi kekuatan bersama untuk menciptakan Wonogiri yang damai dan harmonis.(Bambang Pur)