blank
Pelayanan pembuatan paspor Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo di area Car Free Day (CFD) Alun-Alun setempat. Foto : SB/dok Tikim Kanim

WONOSOBO (SUARABARU.ID)- Mengurus paspor tak harus datang ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo. Warga kini bisa berkonsultasi hingga mengajukan pembuatan paspor sambil berolahraga di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-alun setempat melalui layanan “Jiwo Mampir” yang resmi diluncurkan, Minggu (7/6/2026).

Layanan “Jiwo Mampir” atau Jajaran Imigrasi Wonosobo Minggu Pagi Pasporan merupakan bagian dari implementasi program “Imigrasi untuk Rakyat” yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) di bawah kepemimpinan Agus Andrianto.

Sejak pukul 07.30 WIB, petugas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo membuka layanan konsultasi dan pengurusan paspor bagi masyarakat yang tengah menikmati suasana CFD di Alun-Alun setempat.

Antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Pada pelaksanaan perdana ini, tak kurang dari 50 warga memanfaatkan layanan konsultasi keimigrasian dan sebagian di antaranya langsung mengajukan pembuatan paspor.

Kepala Seksi Dokumen dan Izin Tinggal Keimigrasian (Dokintalkim) Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, Caesar Ali, mengatakan program tersebut merupakan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan kegiatan perdana sejak saya bertugas di Wonosobo pada Februari lalu. Rencananya setiap Minggu awal bulan kami akan hadir di CFD Alun-alun Wonosobo. Untuk waktu lainnya, layanan akan kami bawa berkeliling ke wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo,” ujar Caesar Ali.

Menurutnya, wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo mencakup Wonosobo, Magelang, Kota Magelang dan Temanggung. Karena itu, layanan jemput bola dinilai menjadi langkah efektif untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan yang mudah dan merata.

“Intinya, semua harus terlayani dengan baik. Kami ingin semakin dekat dengan masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Terobosan Baru

blank
Kasi Dok Intlakim Kanim Kelas II Non TPI Wonosobo Caesar Ali foto bersama dengan Ketua TA Bupati Wonosobo Idham Cholid. Foto : SB/dok Tikim Kanim

Ketua Tim Asistensi (TA) Bupati Wonosobo, Idham Cholid, mengapresiasi langkah yang dilakukan Kantor Imigrasi Wonosobo melalui program Jiwo Mampir tersebut.

Idham yang juga Pembina Komunitas Pedagang Kecil (KOMPAK) dan Pedagang Pasar Wisata Alun-alun Wonosobo itu menjelaskan bahwa layanan paspor yang hadir di tengah keramaian CFD merupakan terobosan baru yang memudahkan masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen Kantor Imigrasi untuk semakin dekat dengan rakyat.

“Ini langkah yang sangat tepat. Masyarakat bisa berkonsultasi bahkan mengurus paspor sambil berolahraga dan menikmati suasana CFD. Inilah semangat Imigrasi untuk Rakyat yang selama ini terus digaungkan oleh Menteri Imipas Agus Andrianto,” ujar Idham.

Dia menambahkan, kehadiran layanan publik di kawasan CFD juga memberikan dampak positif bagi para pedagang kecil yang berjualan di sekitar Alun-alun Wonosobo.

“Semakin banyak masyarakat yang datang memanfaatkan layanan Imigrasi, tentu akan semakin ramai pula aktivitas ekonomi di kawasan CFD. Program ini bukan hanya memudahkan masyarakat mengurus paspor, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi para pedagang kecil,” katanya.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat pada pelaksanaan perdana, program Jiwo Mampir diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang semakin dikenal masyarakat.

Dengan demikian, warga dapat memperoleh layanan dan informasi keimigrasian secara lebih mudah tanpa harus selalu datang ke kantor imigrasi.

Melalui inovasi ini, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah diakses dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Muharno Zarka