blank
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pelajar tenggelam di Sungai Dekung Desa Wonokromo, Alian, Kebumen, Kamis (4/12).(Foto:SB/Humas Pusdalop BPBD)

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Seorang pelajar SLTA, Ardan Fauril (17), asal Desa Sawangan, Keacamatan Alian, Kebumen, meninggal saat mandi di Sungai Dekung, Desa Wonokromo, Alian, Kamis (4/12).

Menurut penjelasan Humas Pusdalop BPBD Kebumen Heri Purwoto, kecelakaan di sungai itu berawal pada Kamis (4/12) sore sekitar Pukul 15.00. Sepulang sekolah, korban berenang di Sungai Dekung bersama 8 orang temannya.

Tidak lama berselang, korban naik ke atas batu dan terjun ke bagian air yang dalam. Berhubung kurang kehati-hatian korban dan arus sungai deras, tubuh Ardan terbawa arus dan tenggelam.

blank
Tim SAR Gabungan dan regu penyelam mencari pelajar yang tenggelam di Sungai Dekung, Desa Wonokromo, Alian, Kebumen, Kamis 4/12..(Foto:SB/Humas Pusdalop BPBD)

Teman-temannya kebingungan dan berusaha menolong setelah kejadian tersebut. Selanjutnya mereka melapor ke aparat dan melanjutkan laporan ke BPBD Kebumen. BPBD Kebumen kemudian berkoordinasi dengan Tim SAR Gabungan mencari korban.

Personel BPBD Kebumen bersama Polsek Alian dan Basarnas Cilacap segera mendatangi tempat kejadian. Tim SAR Gabungan selanjutnya melakukan penyisiran area sungai  dan melakukan penyelaman hingga malam hari.

Ahkirnya korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lokasi tenggelam dan dibawa ke rumah duka Desa Sawangan Alian. Pencarian korban melibatkan unsur BPBD Kebumen, Basarnas  serta Polsek Alian.

Komper Wardopo