blank
Kepala MTs Safinatul Huda, H. Achmad Makhalli membuka acara dengan atraksi mengukir. Foto: Sub

JEPARA (SUARABARU.ID) –Madrasah Tsanawiyah (MTs) Safinatul Huda Jepara menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya adiluhung daerah dengan menyelenggarakan kegiatan Gelar Karya Kokurikuler melestarikan ukir pada Selasa, 25 November 2025.

​Acara yang mengambil tema besar “Seni Ukir Jepara: Warisan, Kreativitas, Masa Depan” ini menjadi wadah bagi para siswa untuk secara langsung mendalami dan mempraktikkan keterampilan mengukir, yang telah menjadi identitas global Kota Jepara.

​Dalam sambutannya, Kepala MTs Safinatul Huda, H. Achmad Makhalli, menyampaikan pesan yang mendalam mengenai pentingnya pelestarian.

blank
Pelajar putri antusias ikuti kegiatan Gelar Karya Kokurikuler melestarikan ukir pada Selasa, 25 November 2025. Foto: Sub

“Lestarikan seni ukir sebagai warisan leluhur. Di tangan generasi mudalah, ukiran Jepara akan terus hidup dan mendunia,” tegas H. Achmad Makhalli, memotivasi para siswa agar bangga dan mau melanjutkan tradisi ukir ini.

​Kegiatan gelar karya ini merupakan langkah awal yang akan ditindaklanjuti dengan kegiatan langsung di lapangan. Sebagai bagian dari program kokurikuler, para siswa akan melaksanakan outing class pada 10 Desember 2025.

​Lokasi yang akan dikunjungi adalah sentra ukir Kampoeng Sembada Ukir Petekeyan dan Galeri Yayasan Peluk Jepara di Pantai Kartini Jepara. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa, melihat proses produksi ukir secara profesional, dan berinteraksi dengan para seniman ukir sejati.

blank
Acara yang mengambil tema besar “Seni Ukir Jepara: Warisan, Kreativitas, Masa Depan” ini menjadi wadah bagi para siswa untuk secara langsung mendalami dan mempraktikkan keterampilan mengukir, yang telah menjadi identitas global Kota Jepara. Foto: Sub

​Kepala Madrasah berharap, melalui serangkaian kegiatan ini, generasi pengukir Jepara terus tumbuh, memastikan bahwa keterampilan dan warisan budaya Jepara tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Ngateman, Ketua Panitia Gelar Karya Kokurikuler merasa bangga dan bersyukur atas antusiasme siswa-siswi dalam mengikuti program Gelar Karya Kokurikuler yang digelar di Hari Guru ini. Ia berharap hal tersebut menjadi energi positif untuk pelestarian ukir di Kabupaten Jepara.

Hadepe – Sub  Sub