blank
Peserta Borobudur Marathon di garis start, hari ini (Minggu, 16/11/25). Foto: eko

KOTA MUNGKID
(SUARABARU.ID) – Pelari pria asal Kenya menjuarai Bank Jateng Borobudur Marathon 2025, hari ini (Minggu, 16/11/25). Ezra Kipchumba dengan waktu 02:17:33.700, disusul Alex Oloitiptip Korio (02:17:43.620) dan Kiprop Tonui (02:18:01.363).

Adapun juara Borobudur Marathon kelompok wanita masing-masing Margaret Agai (Kenya) dengan waktu 02:43:55.463, disusul Truphena (Kenya) dengan waktu  02:43:55.543 dan Caroline Cheptonui (Kenya) dengan waktu 02:44:12.150.

Untuk kelas Half Marathon pria dijuarai Margaret Agai (Kenya)  02:43:55.463,  Truphena (Kenya) dengan waktu 02:43:55.543,
Caroline Cheptonui (Kenya) dengan waktu 02:44:12.150.

Sedangkan Half Marathon wanita dimenangkan Lucy Ntenya Ndakbuki (Kenya) dengan waktu
01:13:05.2, disusul Nympha Kiteta Kivalo (Kenya) dengan waktu 01:13:35.5, Evangeline Makena Kathenya (Kenya) dengan waktu 01:14:08.2.

Di kelas 10 K pria diraih James Ndungu Kahura (Kenya) dengan waktu  00:30:19.807, disusul
Hosea Kipyego (Kenya) dengan waktu   00:30:21.373, dan Pandu Sukarya (Indonesia) dengan waktu 00:30:41.823.

blank
Para juara Borobudur Marathon memperoleh hadiah cukup besar, hari ini (Minggu, 16/11/25). Foto: eko

Juara putri 10 K adalah Alice Muthoni Koigi (Kenya) dengan waktu 00:35:40.840, juara kedua Caroline Cherono (Kenya) dengan waktu 00:12:02.2 dan Agustina Mardika Manik (Indonesia) dengan waktu  00:38:37.513.

Menpora Erick Thohir, Gubernur Jateng Ahmad Lutfi, Direktur Utama Bank Jateng Irianto Harko Saputro dan Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An melepas peserta Borobudur Marathon pukul 04.30.

Erick Thohir menilai, peserta event tersebut yang mencapai jumlah 11.500 orang termasuk luar biasa.
Karena olahraga bisa menyehatkan masyarakat. Dari kegiatan itu juga membawa pengaruh ekonomi.

Dia bangga atas banyaknya pelari. Itu dianggap sport tourism yang akan di bawa ke masa depan. “Kami akan support terus Borobudur Marathon,” katanya.

Gubernur Jateng dalam ajang itu menyediakan hadiah total Rp 600 juta  bagi pemecah rekor.
Termasuk anak muda asal Jawa Tengah yang menjadi pemenang.
“Anak muda Jawa Tengah dapat hadiah dari saya,” katanya.

Eko Priyono