MAGELANG (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kota Magelang memberikan bantuan perbaikan bangunan PAUD Setyo Rini Paten Gunung, RW 9, yang kondisinya dinilai memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan.
Bantuan berupa bahan bangunan senilai Rp20 juta diserahkan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, di lokasi PAUD Setyo Rini, Rabu (10/6).
Damar mengatakan, pemerintah hadir untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk di bidang pendidikan. Sebab, pendidikan anak usia dini menjadi salah satu sektor priotitas di Kota Magelang.
“PAUD ini mengkhawatirkan, bahkan sudah membahayakan. Utamanya bagian atap. Tentunya kami sebagai pemerintah hadir untuk bisa minimal membantu, dan meringankan apa yang menjadi permasalahan di masyarakat,” katanya
Menurutnya, PAUD Setyo Rini bukan satu-satunya fasilitas pendidikan yang membutuhkan perhatian pemerintah. Namun, kondisi bangunan yang sudah tidak layak membuat perbaikan perlu segera dilakukan.
Bantuan tersebut, lanjut Damar, merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah melalui CSR Forum BUMD Kota Magelang dan masyarakat. Material dan peralatan telah disiapkan, sementara warga diharapkan ikut bergotong royong dalam proses perbaikan.
“Dari material sudah ada, alat-alat sudah ada, nanti melibatkan masyarakat untuk bisa ikut membantu. Ini untuk kita semua, dari masyarakat untuk masyarakat, dari warga untuk warga,” katanya.
Damar menjelaskan, perhatian terhadap kondisi PAUD itu bermula saat dirinya melakukan kunjungan ke wilayah tersebut. Sepulang dari menyerahkan bantuan di tempat warga, ia melihat langsung kondisi bangunan PAUD yang memprihatinkan.

“Saya itu sering keliling. Kemarin pas saya memberikan bantuan ke tempatnya Pak Bambang (yang rumahnya ambruk tertimpa pohon), saya mau balik lewat sini. Saya lihat, ‘Ini PAUD kok seperti ini? Mengkhawatirkan sekali.’ Langsung kami tindak lanjuti untuk kita perbaiki,” tuturnya.
Kepala PAUD Setyo Rini Paten Gunung, Rochmawati, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Magelang.
“Senang, terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Magelang yang sudah membantu,” ujarnya.
Rochmawati menjelaskan, PAUD Setyo Rini berdiri sejak 2011 di atas lahan milik warga yang disewa dengan biaya Rp1 juta per tahun. Bangunan berukuran 3 x 3 meter tersebut bersifat semi permanen dan dibangun menggunakan kayu bekas bongkaran rumah yang didatangkan dari kawasan Borobudur.
Ia menuturkan, cikal bakal PAUD tersebut bermula pada 2008 dengan menyewa sebuah rumah, yang lokasinya tidak jauh dari tempat saat ini. Operasional awal dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan iuran Rp1.000 per orang, untuk membeli alat tulis dan kebutuhan belajar.
Saat ini, PAUD Setyo Rini memiliki 13 peserta didik yang dibimbing oleh tiga orang guru. Dengan adanya bantuan perbaikan dari Pemerintah Kota Magelang, pihak sekolah berharap kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman dan nyaman bagi anak-anak. (prokompimkotamgl)













