SEMARANG (SUARABARU.ID)- Dewan Mahasiswa (Dema) Universitas Semarang (USM), kembali menggelar Dialog Mahasiswa II, di Auditorium Ir Widjatmoko, kampus setempat Selasa (4/11/2025).
Kegiatan yang mengusung tema ‘Sampaikan, Satukan, Wujudkan’ itu, dihadiri Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Prof Dr Sudharto P Hadi MES, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof Dr Kesi Widjajanti MM, beserta jajarannya, Ketua Senat USM Prof Dr Hardani Widhiastuti MM Psikolog.
Ada juga Wakil Rektor I USM Prof Dr Haslina MSi, Wakil Rektor II USM Dr Abdul Karim SE MSi Ak CA, Wakil Rektor III USM, Dr April Firman Daru SKom MKom, para dekan, pejabat struktural, serta perwakilan 61 organisasi mahasiswa di lingkungan USM.
BACA JUGA: Mahasiswa FTIK USM Bangun Kekompakan lewat Makrab 2025
Acara dibuka Rektor USM, Dr Supari ST MT. Dalam sambutannya, rektor mengapresiasi langkah Dema, dalam menyelenggarakan kegiatan yang menjadi wadah aspirasi dan komunikasi antara mahasiswa dan pimpinan universitas.
”Kita harus bertransformasi, dari paradigma lama menuju paradigma baru. Paradigma baru itu di antaranya, many follows program, artinya anggaran mengikuti program. Selain itu, ada Indikator Kinerja Utama (IKU), yang menjadi tolok ukur capaian universitas. Struktur organisasi pun, nantinya akan disesuaikan dengan arah kebijakan baru itu,” katanya.
Dalam kesempatan itu, rektor juga menjelaskan tugas dan fungsi para wakil rektor sebagai bagian dari penyelarasan struktur organisasi USM.
BACA JUGA: Dema dan BEM Fakultas Psikologi USM Paparkan Program Kerja
”Wakil Rektor I bertugas di bidang akademik, kemahasiswaan, dan alumni, sedangkan Wakil Rektor II bertugas di Bidang Sumber Daya dan Keuangan. Adapun Wakil Rektor III bertugas di Bidang Sistem Informasi, Teknologi Pengembangan, dan Kerja Sama,” ujar Rektor.
Dialog berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari mahasiswa, terutama terkait sarana dan prasarana kampus. Beberapa peserta mengeluhkan kondisi ruangan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bocor saat musim hujan, serta akses Wifi dan fasilitas laboratorium yang dinilai masih belum maksimal.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan universitas. Melalui forum terbuka seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi dua arah yang konstruktif, guna membangun kampus USM yang makin maju dan adaptif terhadap perubahan.
Riyan












