GROBOGAN (SUARABARU.ID)– Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Ditlantas Polda Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Grobogan, melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi jalan di wilayah Kabupaten Grobogan.
Pengecekan ini meliputi titik-titik strategis, seperti Bundaran Getasrejo dan lokasi rawan kecelakaan di Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan.
Tim yang terlibat dalam pengecekan terdiri dari, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jateng, AKBP Christoper Adhikara Lebang, Kasatlantas Polres Grobogan AKP Mohamad Bimo Seno, dan jajaran lainnya. Instansi lainnya, seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta BPJ Purwodadi, turut hadir dalam inspeksi ini.
BACA JUGA: Oktober 2025, KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 540.136 Penumpang
Dalam keterangannya AKBP Christoper menjelaskan, pengecekan difokuskan pada jalur Purwodadi–Blora, terutama di Bundaran Getasrejo, dan titik black-spot di Desa Rejosari, agar jalur-jalur ini siap dilalui selama musim libur panjang.
Dia menyatakan, pihaknya ingin memastikan tidak ada hambatan berarti, dan bahwa kondisi jalan terpantau dengan baik. Tim juga meninjau titik-titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan atau kecelakaan, sehingga rekayasa lalu lintas dapat disiapkan lebih dini.
Menurut AKBP Christoper, kolaborasi antarinstansi sangat penting, untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas, yakni keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, di wilayah Grobogan.
BACA JUGA: Rutin Donor Darah Bermanfaat bagi Kesehatan
Sementara itu, AKP Mohamad Bimo Seno menyoroti pentingnya pemasangan spanduk maupun banner imbauan di lokasi strategis, untuk membantu pengendara memahami pengalihan arus saat terjadi kepadatan.
Dia menyebut, rambu dan banner akan difokuskan di simpul jalan di Bundaran Getasrejo dan area sekitar Rejosari, agar volume kendaraan dapat terurai secara merata.
Dalam pemetaan yang dilakukan, tim juga mengidentifikasi “trouble-spot”, yakni titik yang rawan kemacetan atau kekacauan selama arus mudik dan balik Nataru. AKP Bimo menegaskan, hal ini penting dilakukan, agar rekayasa lalu lintas dapat dipersiapkan secara optimal.
BACA JUGA: Ciptakan 858 Inovasi, Jawa Tengah Masuk Nominator IGA 2025 Kategori Provinsi Sangat Inovatif
Dia menambahkan, Satlantas Polres Grobogan juga akan melakukan pemasangan spanduk atau banner sebagai petunjuk pengalihan arus lalu lintas, agar volume kendaraan tidak menumpuk di jalur utama.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten Grobogan, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban di wilayah hukum Polres Grobogan.
Kasatlantas juga mengimbau kepada masyarakat pengendara di jalur Purwodadi–Blora, agar tetap berhati-hati, mematuhi arahan petugas, dan memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang.
”Tetap utamakan keselamatan di jalan raya, berhati-hati saat berkendara, terutama di wilayah jalan Purwodadi-Blora ini,” imbau dia.
Tya Widya













