WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), menjadi simbol gotong royong Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan masyarakat. Demikian dikemukakan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, saat tampil menjadi inspektur upacara pembukaan TMMD Sekuyung Tahap IV Tahun 2025.
Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, upacara pembukaan TMMD digelar Rabu (8/10/25), di Lapangan Desa Ngambarsari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri. Ditandai pemukulan gong dan penyerahan alat kerja, yang diterimakan kepada perwakilan dari tentara, polisi dan Hansip Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).
TMMD kali ini mengusung tema: “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.” Sasaran pembangunan pisik, mengerjakan pembangunan jalan antardusun-antardesa sepanjang 1,5 Kilometer (KM). Tujuannya untuk membuka akses baru hubungan darat. demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbukitan Karang Tengah.
Dengan pembangunan jalan antardusun antardesa di Karangtengah tersebut, akan bermanfaat mempercepat mobilitas dan memudahkan distribusi hasil pertanian para petani. Pembangunan infrastruktur jalan ini, juga menjadi simbol semangat gotong royong jajaran TNI dan masyarakat.
Penerangan Kodim (Pendim) 0728 Wonogiri Peltu Indra, mengabarkan, ikut hadir dalam upacara pembukaan TMMD tersebut, Dandim 0728 Letkol (Inf) Edi Ristriyono, Kapolres yang diwakili Wakapolres Kompol Parwanto bersama jajaran Forkopimda,Ketua Komisi II DPRD Wonogiri Supriyanto, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari dinas instansi terkait.
Penyuluhan
Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil- 05/Baturetno Kapten (Arm) Yadiman. Pada kesempatan tersebut, Pasiter Kodim 0728/Wonogiri Kapten (Cpl) Eko Joko, membacakan laporan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025. Yang pelaksanaannya berlangsung mulai Tanggal 8 Oktober sampai dengan Tanggal 6 November 2025.
Bersamaan pelaksanaan TMMD, juga diadakan kegiatan nonpisik berupa penyuluhan kepada segenap warga masyarakat. Yakni penyuluhan mengenai wawasan kebangsaan (Wasbang), Undang-Undang Lalu Lintas, bahaya narkoba, pemberian pelayanan kesehatan melalui Posyandu, Posbindu, dan penanganan stunting.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, dalam sambutannya, menyatakan, Itu semua menunjukkan bagaimana pemerintah melalui perangkat yang ada, senantiasa berupaya untuk hadir pada hal-hal yang dibutuhkan masyarakat. Yaitu hadir melalui berbagai program, termasuk diantaranya melalui Program TMMD Sengkuyung.
Bupati juga menyampaikan, setiap bentuk program pembangunan di tiap wilayah, kiranya ditujukan agar memberi andil dalam kerja besar sesuai visi dan misi Kabupaten Wonogiri lima tahun ke depan. Yaitu mewujudkan masyarakat yang berdaya saing, maju, sejahtera dan berkelanjutan.
Untuk pembangunan pisik, TMMD kali ini fokus pada pembangunan jalan beton sepanjang total 1,5 KM di Dusun Soko, Desa Ngambarsari ke Dusun Tenggar Desa Jeblogan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri. Rinciannya meliputi dua ruas, yakni 354 M (M) x 3 M x 0,12 M dan 1.126 M x 3 M x 0,12 M. “Pembangunan infrastruktur ini, menjadi proyek vital karena menjadi akses penghubung antar dusun, yang sebelumnya sulit dilalui terutama di saat musim hujan,” kata Bupati.(Bambang Pur)













