WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Salah sebuah makam di kuburan umum Dusun Kembang, Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dikhabarkan njedhot atau meledak secara misterius. Khabar yang menghebohkan ini, viral karena diunggah di media sosial (Medsos), dan menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kapolsek Slogohimo Iptu Marman melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, Kamis (2/10/25), menyatakan, menyikapi kabar tersebut, petugas kepolisian telah diterjunkan untuk melakukan penyelidikan ke lokasi. Hasilnya, tidak menemukan makam yang njedhot atau meledak.
Hasil penyelidikan pihak kepolisian, menemukan bukti bahwa makam tersebut rusak karena terdampak bencana alam yang dipicu oleh adanya hujan deras. Akibat guyuran hujan deras, menyebabkan terjadinya pergeseran tanah makam, ada bagian tanah yang longsor dan amblas serta menimbulkan kerusakan berat.
Kapolsek Slogohimo, Iptu Marman, menjelaskan, longsornya makam tersebut diduga kuat karena struktur tanah yang kurang padat ketika pasca dilakukan perbaikan. Usai perbaikan makam, tanahnya tidak dikembalikan dengan disertai proses pemadatan. Ketika terjadi hujan deras, air hujan masuk merembes ke dalam tanah dan menyebabkan adanya pergeseran tanah hingga terjadi longsor dan ambles.
Cerdas
Kapolsek Slogohimo Iptu Marman, menegaskan, itu bukan makam njedhot, tapi murni disebabkan oleh faktor alam. Itu terjadi karena dipicu akibat hujan turun deras dengan intensitas tinggi. “Kami sudah cek langsung ke lokasi. Ini murni bencana alam, bukan karena disebabkan faktor lain,” tegasnya.
Berkaitan ini, pihak kepolisian mengimbau agar warga masyarakat tidak mudah termakan kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat turun hujan deras dengan intensitas tinggi. Kepada para ahli waris yang melakukan perbaikan makam, agar berkoordinasi dengan juru kunci. Tujuannya, supaya perbaikan makam dapat dilakukan dengan cermat, dan tidak mudah ambles saat ada hujan deras.
Masyarakat diserukan agar tetap tenang dan selalu waspada dalam menyikapi situasi apapun. Juga untuk lebih cerdas dalam bermedia sosial, dan tidak membuat unggahan yang dapat menimbulkan kecemasan atau kegaduhan.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menambahkan, masyarakat jangan mudah termakan oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Juga jangan menyebarkan khabar yang tidak jelas kebenarannya, yang kemudian menjadi viral dan menghebohkan masyarakat.(Bambang Pur)













