blank
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (kanan berpeci hitam) terlibat perbincangan dengan Pengasuh Perguruan Islam Pondok Pesantren Treman, di Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.(Dok.Prokopim Pacitan)

PACITAN (SUARABARU.ID) – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, digelar di Perguruan Islam Pondok Pesantren Tremas di Arjosari, Kabupten Pacitan, Jawa Timur. Acara digelar secara akbar, dikemas dalam tajuk Berzanjen dan Diba’an.

Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, mengabarkan, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan unsur Forkompimda, ikut hadir dalam acara yang dilaksanakan Kamis (4/9/25). Acara peringatan Maulid Nabi Tahun 1959 (H) atau 2025 (M) ini, dihadiri para santri dan juga masyarakat umum.

Berzanjen merupakan kegiatan membaca Kitab Barzanji serta lantunan sholawat yang ditujukan untuk mengenang hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tidak hanya mengenang, dalam kitab tersebut, juga mengisahkan tentang sirah (biografi atau riwayat hidup) Nabi Muhammad. Yakni meliputi kelahiran, pengangkatan menjadi rasul, serta perilaku-perilaku nabi.

Diba’an adalah kegiatan pembacaan dan pelantunan sholawat dan syair pujian kepada Nabi Muhamad SAW secara bersama-sama. Bacaannya, mengambil dari kitab Maulid ad-Diba’ karya Imam ad-Diba’i.

Tradisi tersebut, lazim dilakukan oleh masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) saat perayaan Maulid Nabi atau memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Juga ketika menggelar hajatan kelahiran anak, pernikahan, atau sebagai bentuk ungkapan cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Pembacaan diba’ barzanji para jamaah dilakukan untuk menantikan mauidhoh hasanah mauidhoh hasanah dari para Muassis Pondok Tremas. Yakni KH Fuad Habib Dimyati serta KH Luqman Haris Dimyati. Mauidhoh adalah sebuah metode dakwah yang disampaikan dengan cara yang baik, lembur, bijaksana dan penuh kasih sayang. Sehingga mudah diterima dan menyentuh para pendengarnya. Kata mauidhoh berarti nasihat atau petuah, sedangkan hasanah berarti kebaikan.

“Malam hari ini semua yang hadir bermahabbah sebagai ujud rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW” kata K.H. Fuad Habib Dimyati, Pimpinan Perguruan Islam Pondok Tremas Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.(Bambang Pur)