blank
Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen. Pol. Dr. H. Agus Rohmat. Foto: Dok/Humas

JEPARA (SUARABARU.ID) – Meningkatnya ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Remaja dan pelajar saat ini menjadi salah satu kelompok yang rentan jadi sasaran jaringan peredaran gelap narkoba, baik melalui pergaulan maupun pemanfaatan media digital.

Kondisi tersebut menuntut hadirnya upaya pencegahan yang lebih masif dengan melibatkan generasi muda sebagai bagian dari solusi.

Sejalan dengan arahan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, penguatan ketahanan diri anak dan remaja terus didorong melalui program ANANDA Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Dari Narkoba) sebagai salah satu strategi utama pencegahan narkoba sejak dini.

Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, DPD Badan Anti Narkoba Nasional (BANN) Kabupaten Jepara bersama Duta Anti Narkoba Kabupaten Jepara menyelenggarakan Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Pelajar SMA se-Kabupaten Jepara tahun 2026 di Pendopo R.A. Kartini Jepara, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Jepara, tokoh pendidikan, serta para pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Jepara.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen. Pol. Dr. H. Agus Rohmat menegaskan, para peserta yang berhasil melaju ke babak grand final merupakan generasi muda pilihan yang memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak gerakan anti narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Menurutnya, para finalis tidak hanya berkompetisi untuk meraih gelar Duta Anti Narkoba, tetapi juga dipersiapkan menjadi Sobat Bersinar BNN, yakni pelajar yang aktif menyebarkan pesan-pesan pencegahan narkoba, menjadi teladan bagi teman sebaya, serta mengajak lingkungan sekitarnya untuk hidup sehat dan produktif tanpa narkoba.

“Melalui ajang ini kami berharap lahir Sobat Bersinar BNN yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah. Mereka bukan hanya menjadi simbol kampanye anti narkoba, tetapi juga menjadi pelopor yang menginspirasi teman-temannya untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, pendekatan teman sebaya atau peer educator menjadi salah satu strategi efektif dalam upaya pencegahan. Pesan yang disampaikan oleh sesama pelajar dinilai lebih mudah diterima dan mampu membangun kesadaran kolektif di kalangan remaja.