
“Kami ingin para pelajar menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, produktif, dan bersih dari narkoba. Dari Jepara kami berharap lahir generasi muda yang mampu menggerakkan perubahan positif serta mendukung suksesnya Gerakan ANANDA Bersinar menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Bupati Jepara yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan tantangan pembangunan sumber daya manusia saat ini.
Narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda, melemahkan ketahanan keluarga, serta menghambat terwujudnya Generasi Emas Indonesia Tahun 2045.
Ary Bachtiar menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen mendukung berbagai program pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui kolaborasi dengan BNN, sekolah, organisasi kepemudaan, serta masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi proses membangun karakter generasi muda yang unggul, berintegritas, dan memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba. Kami berharap para finalis dapat menjadi inspirasi dan pelopor perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Salah satu finalis, Adinda Maysyarotussolehah dari SMA Negeri 1 Tahunan, mengaku termotivasi mengikuti ajang tersebut untuk menambah pengalaman, memperluas relasi, sekaligus meningkatkan kapasitas diri dalam upaya pencegahan narkoba.
Adinda juga mengajak seluruh pelajar untuk menjauhi narkoba demi meraih masa depan yang lebih cerah dan penuh prestasi. “Jangan pernah mencoba narkoba. Mari fokus belajar, berkarya, dan berprestasi demi masa depan yang bersinar,” tandasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir Duta Anti Narkoba dan Sobat Bersinar BNN yang mampu menjadi pelopor gerakan anti narkoba di kalangan pelajar, memperkuat implementasi program ANANDA Bersinar, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Jepara dan Jawa Tengah Bersinar.
Ning S













