
“Dalam menjaga keamanan dan keselamatan penumpang, KCIC mengoperasikan 1.846 CCTV yang tersebar di stasiun, rangkaian kereta, dan sepanjang jalur sejauh 142,3 km. Selain itu, 650 petugas pengamanan ditugaskan untuk berpatroli setiap 500 meter selama 24 jam penuh di sepanjang jalur lintasan kereta cepat,” jelasnya.
Whoosh juga didukung dengan konektivitas yang semakin terintegrasi, memudahkan penumpang untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai titik strategis seperti bandara, kawasan pusat bisnis, dan pusat kota.
Melalui integrasi dengan moda lanjutan seperti kereta feeder, LRT, BRT, shuttle bus, hingga layanan transportasi daring, pengguna Whoosh dapat berpindah moda dengan lebih praktis dan efisien, menciptakan pengalaman perjalanan end-to-end yang seamless.
Eva menyebut, keberadaan Whoosh tidak hanya mempercepat mobilitas, tetapi juga mengubah gaya hidup masyarakat Jakarta dan Bandung. Perjalanan yang dulunya identik dengan perjalanan antarkota jarak jauh, kini telah berubah menjadi perjalanan komuter cepat dan nyaman yang bisa dilakukan setiap hari.
“KCIC akan terus berinovasi untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh pengguna Whoosh dan menjadikan transportasi publik sebagai pilihan utama masyarakat,” tambah Eva.
Untuk informasi selengkapnya, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di stasiun atau Contact Center KCIC melalui 150909, WhatsApp chat ke 0815-1032-0909, email ke [email protected], serta melalui DM dan reply Instagram @keretacepat_id.
Ning S













