blank

JEPARA(SUARABARU.ID) – Kodim 0719/Jepara, Jumat malam (25/7/2025), menyerahkan hasil pembangunan jalan cor kepada masyarakat di Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo. Warga RT 1 RW 3 yang menerima hasil pembangunan jalan sepanjang 365 meter, bergembira atas selesainya pembangunan jalan lingkungan tersebut.

“Ini merupakan hasil pelaksanaan Program Karya Bakti TNI (Tentara Nasional Indonesia) yang kami selesaikan dalam delapan hari,” kata Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol. Arm. Khoirul Cahyadi yang diwakili Panglima Seksi Teritorial Kapten. Inf. Ngadino saat menyerahkan hasil pelaksanaan program kepada Petinggi Suwawal, Arief Ma’sum. Penyerahan berlangsung di lokasi program, bersamaan dengan acara tasyakuran yang digelar warga.
Dalam kesempatan itu, Ngadino disertai Bati Bhakti TNI Serka Adam Rendrawan dan anggota Kodim0719/Jepara Sertu Subari. Perwakilan perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga Ketua RT dan Ketua RW setempat ikut hadir dalam acara tersebut.
Menurut Ngadino, volume jalan yang diserahkan sepanjang 365 meter, lebar 3 m, dan tinggi 12 centimeter. Dia menyebut, dukungan warga setempat selama delapan hari pelaksanaan program sangat terasa.
“Terima kasih, tolong dirawat dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan selama mungkin. Ini akan menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Petinggi Arief Ma’sum menyebut, tahun ini terdapat dua lokasi pelaksanaan Program Karya Bakti TNI di desanya. Pemerintah desa siap menuntaskan kekurangan cor jalan ini sepanjang 90 meter. Jalan ini akan terhubung ke jalan paving di lingkungan setempat yang kondisinya sudah rusak, sehingga akan diprioritaskan tahun 2026. Jalan paving dimaksud, semula dikerjakan sepenuhnya dengan swadaya masyarakat.
“Senin depan kami menggelar Musdes RKP Des (Musyawarah Desa, Rencana Kerja Pemerintah Desa) tahun 2026. Silakan Pak RT mengusulkan dan mengawal prioritas ini,” katanya.
Ketua RT Slamet Riyadi mengatakan, jalan cor ini merupakan jalan baru untuk lingkungan. “Karena mayoritas tanahnya merupakan hibah dari Mbah Warini, maka warga sepakat memberi nama Jalan Warini,” tandasnya.
Sebelum dicor dengan Karya Bakti TNI, kata dia, telah dilakukan perkerasan tapak jalan senilai Rp12 juta yang bersumber dari dana desa (DD).
“Kami berterima kasih, sejak era Undang-Undang Desa telah dua kali mendapat alokasi infrastruktur bernilai Rp13 juta untuk talud dan Rp12 juta untuk perkerasan jalan ini. Makanya sekarang sudah bisa dicor dengan program Karya Bakti TNI. Selain 2 kali DD dan sekali Karya Bakti TNI, kami juga sudah dua kali mendapat pembangunan saluran drainase dari pemerintah desa. Penganggarannya melalui mekanisme bankeudes dari APBD yang dilaksanakan pemerintah desa,” tambahnya.

Hadepe