blank
Siswa SMPN 2 Kalinyamatan Jepara melaksanakan kegiatan penutupan MPLS dengan eduwisata kunjungan ke Sendang Kamulyan dan sentra pembuatan gula tebu di Desa Gemulung. Foto: Baha

Kegiatan kemudian dilanjutkan ke Sentra Pembuatan Gula Tebu di Dusun Gemulung. Para siswa diajak melihat langsung proses pembuatan gula tebu tradisional, mulai dari proses penggilingan tebu, perebusan nira, hingga pencetakan gula merah yang siap dipasarkan. Para pengrajin gula tebu lokal juga membagikan pengalaman dan tantangan mereka dalam menjaga usaha keluarga yang telah turun-temurun.

Dalam kesempatan ini, para siswa diberikan kesempatan berdialog langsung dengan petani dan pengrajin. Hal ini membuka wawasan mereka tentang pentingnya ketekunan, kerja keras, dan peran industri rumah tangga dalam mendukung perekonomian desa.

Selain pembelajaran lapangan, kegiatan ini juga menumbuhkan nilai kebersamaan antar siswa dan guru. Sepanjang perjalanan, para siswa diajak menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta tetap tertib dan saling membantu.

Kegiatan eduwisata ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Gemulung dan tokoh masyarakat setempat. Mereka menyambut baik inisiatif SMP Negeri 2 Kalinyamatan yang menjadikan potensi lokal sebagai wahana pembelajaran kontekstual bagi generasi muda.

Rangkaian MPLS di SMP Negeri 2 Kalinyamatan telah berlangsung sejak 14 Juli 2025 dengan berbagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, penanaman nilai karakter, hingga pembiasaan perilaku disiplin. Penutupan dengan kegiatan eduwisata ini menjadi puncak kegiatan yang diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar berharga di luar ruang kelas.

Rls-wied