blank
dr. Singgih Setyono, M.Kes., MMR (Kiri) Plt. Direktur RSI Sultan Hadlirin Jepara, Muhammad Ihsan (Tengah) Branch Manager Mandiri Jepara , Muhammad Nazir Nizar (kanan) Dari Pengurus Yayasan RSI Sultan Hadlirin. Foto: Manan

JEPARA (SUARABARU.ID) – Komunitas “Gowes Anak Sultan” resmi menggelar launching perdana kegiatan gowes sepeda pada Minggu (17/5/2026) pagi dengan titik start di halaman Hotel Syailendra Jepara. Kegiatan yang didukung RSI Sultan Hadlirin Jepara tersebut diikuti sekitar 40 pesepeda dari berbagai kalangan.

Peserta berasal dari unsur perbankan seperti Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Negara Indonesi (BNI), komunitas pecinta gowes, hingga keluarga besar RSI Sultan Hadlirin Jepara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Direktur RSI Sultan Hadlirin Jepara, dr. Singgih Setyono, M.Kes., MMR.

Kegiatan dimulai pukul 05.15 WIB dengan rute menyusuri kawasan pesisir Jepara. Para peserta melintasi sejumlah titik di antaranya Pantai Teluk Awur, Pantai Semat, hingga kawasan Kedung. Gowes berakhir di kediaman dr. Fuad Najib sekitar pukul 07.20 WIB dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Selain menjadi ajang olahraga dan menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kekompakan dan membangun semangat positif antarpeserta.

blank
Komunitas “Gowes Anak Sultan” resmi menggelar launching perdana kegiatan gowes sepeda pada Minggu (17/5/2026) pagi . Foto: Manan

Dalam sesi santai di teras Hotel Syailendra setelah bertolak dari Kedungmalang dan sampai di Hotel Syailendra, dr. Singgih Setyono menyampaikan bahwa nilai paling penting dari kegiatan gowes bukan sekadar mencapai tujuan, melainkan semangat kebersamaan dan keyakinan untuk terus melangkah menghadapi tantangan hidup.

“Kadang sebelum berangkat kita berpikir, kuat nggak ya sampai tujuan akhir? Bahkan saat perjalanan pulang pun masih terbayang, bisa nggak ya kembali sampai titik awal. Tapi ternyata kita bisa,” ungkapnya.

Menurutnya, pengalaman gowes tersebut menjadi gambaran dalam kehidupan sehari-hari ketika menghadapi persoalan maupun tantangan.

“Dalam hidup juga begitu. Pikiran kita harus positif dan yakin bisa. Kalau sejak awal berpikir ‘bisa nggak ya’, akhirnya jadi ragu sendiri. Tapi ketika kita yakin ‘saya pasti bisa’, insyaAllah akhirnya memang bisa, apalagi dengan bantuan dan kebersamaan orang lain,” tambahnya.

Salah satu peserta gowes, Imam dari bagian perawat, juga mengungkapkan kesannya mengikuti launching perdana tersebut. Ia menilai kekompakan dan suasana kekeluargaan yang dibangun RSI Sultan Hadlirin Jepara terasa sangat luar biasa.

“Kekompakan dan kekeluargaan RSI luar biasa. Semangat semua. Untuk ukuran sekitar 40 kilo sudah lumayan mantap. Next bulan depan semoga bisa ditambah lagi jalurnya. The best pokoke mantap,” ujarnya penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, komunitas Gowes Anak Sultan diharapkan dapat menjadi wadah olahraga yang sehat, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat optimisme dan solidaritas di tengah masyarakat Jepara.

Hadepe – Manan