JEPARA(SUARABARU.ID) – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mlonggo mendukung Posyandu Harapan bakti 6 Desa Suwawal agar menjadi juara dalam lomba Posyandu tingkat Kabupaten Jepara tahun 2025. Camat Mlonggo Sulistiyo, Kapolsek Iptu Tambar, serta Danramil Kapt. Inf. Herlianto menunjukkan dukungan dengan bersama-sama hadir ke Posyandu Harapan Bakti 6 di desa tersebut, ketika penilaian dilakukan pada Rabu (16/7/2025). Harapan Bakti 6 merupakan Posyandu penyelenggara integrasi layanan primer (ILP) yang terpilih mewakili Kecamatan Mlonggo pada Penilaian Pelaksana Terbaik Posyandu tingkat Kabupaten Jepara tahun 2025.
Selain ketiganya, hadir juga Kepala Puskesmas Mlonggo Dokter Aton Brilliyanto, Koordinator Satkordik Kecamatan Mlonggo Nuryadi, dan seluruh petinggi se-Kecamatan Mlonggo.
Saat memberikan sambutan pada penerimaan tim penilai, Camat Sulistiyo menyampaikan apresiasi terhadap banyaknya inovasi pelayanan yang dilakukan para kader Posyandu Harapan Bakti 6.

“Cafe Balon, atau cafe balita online memberikan layanan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Ini sejalan dengan salah satu program unggulan Bapak Bupati dalam visi Jepara Mulus, yakni Desa Digital,” katanya.
Beberapa inovasi lain di antaranya penyusunan menu balita berbasis gizi; layanan pos lansia; integrasi layanan primer, hingga Kombestulor, akronim kombinasi serai, turi, dan kelor yang mampu menggerakkan setiap rumah tangga di wilayah kerja Posyandu memiliki ketiga tanaman sehat tersebut.
Ketua Tim Penilai Wuri Andajani mengatakan, penilaian Posyandu dilakukan untuk mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di masyarakat.

“Saya telah berkeliling ke banyak Posyandu. Baru di sini melihat pementasan senam lansia. Saya terkesan sekali,” kata Wuri usia mendapati Senam Maumere dipentaskan sejumlah lansia, sebelum penilaian dilakukan.
Petinggi Suwawal Arief Ma’sum mengatakan, dengan menjadi ILP, Posyandu Harapan Bakti 6 kini memberikan layanan kesehatan kepada warga di semua usia. Saat ini sasaran layanan Posyandu terdiri dari 57 ibu hamil, bersalin, nifas, hingga menyusui; 29 bayi usia 0—12 bulan; 95 balita; 19 anak prasekolah; 173 lansia; 344 pasangan usia subur; dan 309 wanita usia subur.

Setiap tahun, pemerintah desa mengalokasikan lebih dari 10 persen anggaran desa untuk pelayanan kesehatan. “Dalam tiga tahun terakhir, antara 11 persen sampai hampir 15 persen,’ terang Arief Ma’sum.
Kepala Puskesmas Mlonggo Aton Brilliyanto melalui Bidan Desa Suwawal Eni Muftika mengatakan, Posyandu ILP Harapan Bakti 6 merupakan pengembangan Posyandu balita. “Layanan ILP dimulai tahun 2025. Lokasinya di RT 1 RW 3,” katanya.

Posyandu ini memberikan layanan kepada 483 kepala keluarga dengan total 1.011 jiwa. Dengan slogan “Kader Mlaku Desa Maju”, seluruh kader dari Posyandu lain di desa ini memberikan dukungan penuh. Semua hadir dan turut membantu penilaian.
Hadepe













