PACITAN (SUARABARU.ID) – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan, Rakerkab (Rapat Kerja Kabupaten) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memiliki peran strategis. Utamanya dalam melakukan evaluasi dan penyusunan program kerja, demi kemajuan olahraga di Kabupaten Pacitan.
Bupati berhara, kinerja dan capaian tahun sebelumnya bisa menjadi acuan dan pedoman, dalam merumuskan langkah kedepan. “Saya sangat mengapresiasi upaya KONI untuk membangun tata kelola pembinaan olahraga yang lebih baik dari tata kelola organisasi maupun anggaran,” tegas bupati.
Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, mengabarkan, penegasan Bupati di atas disampaikan Rabu (01/7/26), saat memberikan sambutan pengarahan dalam membuka Rakerkab KONI. Bupati memberikan apresiasi upaya KONI Kabupaten Pacitan, dalam membangun tata kelola pembinaan olahraga di Kabupaten Pacitan.
Rakerkab KONI tersebut digelar di Gedung Karya Dharma, Kabupaten Pacitan, diikuti seluruh pimpinan cabang olahraga (Cabor) yang aktif terdaftar dalam pembinaan KONI.
Dukungan
Pada bagian lain pengarahannya, Bupati menyinggung pentingnya dukungan semua pihak dalam membangun olahraga prestasi di Pacitan. Hal ini karena Pacitan sebagai kabupaten berjuluk 70 mile sea paradise ini, memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) juga Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat potensial. Tinggal bagaimana melalukan pembinaan dengan dukungan anggaran, kedisiplinan dan ketekunan.
Ketua KONI Kabupaten Pacitan Baginda Rahadian Pratama, menyatakan, Kabupaten Pacitan memiliki potensi di beberapa jenis cabang olahraga. ”Dan menjadi tugas kita (KONI), untuk menemukan, membina dan mendampingi menjadi atlet berprestasi,” tandasnya.
Sampai saat ini, jumlah cabor aktif yang tercatat di bawah pembinaan KONI Kabupaten Pacitan, ada sebanyak 39 Cabor. Dari jumlah tersebut, beberapa diantaranya menjadi pendulang prestasi serta telah mengharumkan nama Pacitan. Baik di kancah regional, nasional maupun Internasional. Seperti Cabor angkat besi, catur, bola voli, MMA dan lain-lainnya.
“Saya sarankan, kalau Pacitan ingin maju tryout harus dilakukan kalau perlu ikutkan TC,” pesan Wakil Ketua KONI Provinsi Jatim Deddy Suhayadi.(Bambang Pur)













