blank

Lamine Yamal kembali menunjukkan kedewasaan dalam bersikap setelah membawa Spanyol menembus babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski tidak mencatatkan gol maupun assist saat La Furia Roja mengalahkan Austria 3-0 pada babak 32 besar di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, pemain muda tersebut mengaku sama sekali tidak mempermasalahkannya. Baginya, kemenangan tim jauh lebih penting daripada pencapaian individu. Para pencinta sepak bola yang ingin mengikuti perkembangan turnamen dunia dapat memperoleh informasi terbaru melalui tigoals live yang menyajikan berita pertandingan, jadwal, dan berbagai informasi dari kompetisi internasional.

Selain kabar terbaru, penggemar juga dapat memantau Live Score Sepak Bola Terupdate untuk mengetahui hasil pertandingan secara langsung, statistik laga, hingga perkembangan Piala Dunia 2026 dari berbagai stadion.

Penghargaan Meski Tanpa Gol

Walaupun gagal mencatatkan namanya di papan skor, penampilan Yamal tetap mendapat apresiasi tinggi. Pemain Barcelona itu justru dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkat kontribusinya dalam membangun serangan dan menjaga ritme permainan Spanyol.

Yamal mengaku sangat puas dengan hasil yang diraih timnya. Menurutnya, keberhasilan melaju ke babak berikutnya merupakan target utama yang ingin dicapai seluruh pemain.

“Saya sangat bahagia. Yang terpenting kami menang dan lolos ke babak berikutnya,” ujar Yamal.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pemain berusia 18 tahun itu lebih mengutamakan kepentingan tim dibandingkan pencapaian pribadi.

Fokus Mengejar Mimpi Juara Dunia

Yamal mengatakan bermain di Piala Dunia merupakan impian hampir setiap pesepak bola sejak kecil. Karena itu, ia ingin memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memberikan kontribusi maksimal untuk tim nasional Spanyol.

Baginya, mengenakan seragam La Furia Roja di ajang sebesar Piala Dunia adalah kebanggaan tersendiri. Kini, fokus utamanya adalah membantu Spanyol melangkah sejauh mungkin hingga memiliki peluang mengangkat trofi juara dunia.

“Saat masih kecil, setiap anak yang bermimpi menjadi pesepak bola pasti ingin bermain untuk tim nasionalnya. Sekarang saya berada di Piala Dunia. Fokus saya adalah membawa Spanyol terus melaju dan mewujudkan mimpi menjadi juara dunia,” katanya.

Mulai Kembali Menemukan Performa Terbaik

Sepanjang Piala Dunia 2026, Yamal selalu menjadi bagian penting skuad Spanyol. Dari empat pertandingan yang telah dijalani, tiga di antaranya ia tampil sebagai starter.

Hanya ketika menghadapi Tanjung Verde dirinya memulai laga dari bangku cadangan karena kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih. Kini, Yamal mengaku mulai kembali menemukan performa terbaik setelah kondisi tubuhnya semakin membaik.

Ia merasa sudah bisa kembali melakukan pergerakan khas yang selama ini menjadi kekuatannya dalam membantu lini serang Spanyol.

“Perlahan saya mulai merasa kembali menjadi diri sendiri, kembali melakukan pergerakan-pergerakan yang menjadi ciri permainan saya,” ungkapnya.

Menanti Laga Besar Melawan Portugal

Kemenangan atas Austria memastikan Spanyol melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Portugal pada Selasa (7/7) WIB. Duel tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase gugur mengingat kedua tim sama-sama diperkuat banyak pemain berkualitas.

Portugal sebelumnya memastikan tiket ke babak berikutnya setelah menang dramatis 2-1 atas Kroasia melalui gol Cristiano Ronaldo dan Goncalo Ramos.

Sementara itu, Yamal datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Sejak menjalani debut bersama tim nasional pada Agustus 2023 di usia yang masih 16 tahun, ia telah mengoleksi 29 penampilan dengan torehan tujuh gol dan 12 assist. Statistik tersebut menunjukkan perkembangan pesat sang wonderkid yang kini menjadi salah satu pemain paling diandalkan Spanyol dalam upaya meraih gelar juara Piala Dunia 2026.