
Kegiatan bersebut diikuti oleh lebih dari 4.000 orang, kegiatan ini menjadi refleksi nilai-nilai keislaman yang menyatu dengan seni dan kedermawanan. Tercatat total santunan yang terkumpul mencapai Rp 22 juta.
Penggerak Ekonomi Warga
Ketua Panitia, Kuat Herry, menyampaikan rasa bangga atas partisipasi seluruh elemen masyarakat yang menjadikan festival ini sukses besar.
Dalam keterangannya, ia menekankan bahwa Kuwondogiri Duwe Gawe bukan sekadar hiburan, namun sarana silaturahmi budaya, dakwah kebudayaan, serta pemantik semangat pelestarian lingkungan.
Herry menambahkan, selama puncak acara, 12 homestay terisi penuh, menjadi bukti meningkatnya daya tarik wisata. lebih dari 10 stand kuliner meraih omzet signifikan, menjadi penyokong ekonomi lokal.
Tak hanya itu, statistik kunjungan selama bulan Juni 2025 melonjak dari 1.869 menjadi lebih dari 5.000 kunjungan.

Bahkan, estimasi perputaran uang selama festival mencapai Rp 200 juta, yang turut menggerakkan UMKM, jasa transportasi, hingga pengrajin lokal.
Kuat Herry juga menegaskan bahwa keberhasilan tahun ini menjadi bukti kesiapan masyarakat Blambangan dalam mengelola event berbasis budaya yang berkelanjutan.
”Dengan sinergi antara warga, pemerintah desa, komunitas seni, dan mitra sponsor, Natculture Festival akan terus tumbuh menjadi ikon kebudayaan dan wisata Banjarnegara,” pungkasnya.
Dhimas













