blank
Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, dan Ketua Kopi Semawis, Harjanto Halim, bersama beberapa tokoh Tionghoa berembuk dalam dalam rangka rencana kembali digelarnya kegiatan Pasar Semawis di Kawasan Pecinan Semarang, Jumat sore 11 Juli 2025. foto : hp

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Pasar Semawis yang berlokasi di Gang Warung Kawasan Pecinan Kota Semarang akan kembali digelar di tahun ini. Sejumlah persiapan mulai dilakukan untuk menata tempat yang dijadikan lokasi gelaran.

Pasar Semawis sendiri adalah pasar malam yang menjual berbagai jenis makanan dan minuman (kuliner) serta oleh-oleh khas Semarang. Pasar yang hanya ada setiap akhir pekan ini digelar dengan banyak penjaja makanan khas Semarang di sepanjang Gang Warung.

“Kalau memang diadakan lagi, (di Pasar Semawis) harus ada yang khas yang disajikan disini, seperti misalnya soto khas Semarang, lumpia, pisang plenet, dan lainnya yang khas Semarangan,” kata Ketua Kopi Semawis, Harjanto Halim, Jumat 11 Juli 2025.

Harjanto mengatakan, massa pengunjung bisa ramai datang ke Pasar Semawis lantaran mencari apa yang menjadi khasnya di acara tersebut, yaitu sajian khas (kuliner) Semarang.

Dia tidak menampik, sepinya gelaran Pasar Semawis beberapa waktu lalu lantaran apa yang jadi kekhasan di tempat tersebut sudah tidak lagi dapat ditemui, sehingga berdampak pada menurunnya pengunjung yang datang.

“Misal kalau saya ke Singapura ya saya inginnya nyobain kuliner khas sana, seperti nasi lemak, laksa, roti es Singapura, bukannya makanan jepang-jepangan atau korea-koreanan. Lha di sini sama (Pasar Semawis) saya inginnya nyari yang khas sini (kuliner Semarangan),” katanya.

Lebih jauh dirinya juga menyatakan dalam hal penataan Kawasan Pecinan yang akan digunakan sebagai tempat penyelenggaraan Pasar Semawis ada perbaikan infrastruktur yang sudah ada.

“Yang diperbaiki seperti jalan, kebersihan, dan yang terpenting di sini (Gang Warung) penerangannya harus lebih terang lagi, tidak remang-remang. Kalau tempatnya sudah baik, maka tenant pasti mau (jualan di sini) dan massa pengunjung juga akan datang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, mengatakan, Pemkot Semarang merespon aspirasi Kopi Semawis yang ingin kembali menggelar Pasar Semawis di Gang Warung Kawasan Pecinan.

Lebih jauh Iswar mengatakan, sejumlah rencana perbaikan dan penataan kembali infrastruktur yang ada di Kawasan tersebut siap dilakukan untuk menyukseskan kembali kegiatan Pasar Semawis.

“Ini di gang-gang (Kawasan Pecinan) sebenarnya sudah baik, tinggal ditata lagi dan diperbaiki beberapa infrastruktur yang kurang, seperti jalan dan lampu penerangan,” katanya saat tinjauan ke Gang Warung Kawasan Pecinan Semarang.

Harjanto menyatakan, kegiatan Pasar Semawis di Pecinan Semarang sudah menjadi agenda budaya rutin dan acara khas Kota Semarang, sehingga tidak boleh hilang begitu saja.

Ngomongin Kampung Semawis (Pecinan) inikan berarti berbicara heritage, makanya ini penting. Walau bangunannya bangunan lama tapi ini bersih, makanya saya kira ini penting untuk terus ada,” pungkasnya.

Hery Priyono