blank
Pengurus PASI Kabupaten Magelang berfoto bersama, hari ini Kamis (26 Juni 25). Foto: eko

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Priyatmadi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Magelang periode 2025-2029. Pelantikannya di kantor KONI setempat oleh Ketua Umum PASI Jateng, hari ini (Kamis, 26 Juni 2025).

Dalam kepengurusan tersebut selaku Ketua Harian Hadi Suyanto, Sekretaris Landung Santoso, Bendahara Mujiyati dan Sigit Hendro Yudhanto. Didukung pengurus bidang pembinaan dan prestasi, bidang kepelatihan, perwasitan dan perlombaan, bidang organisasi, bidang sarana dan prasarana, serta bidang usaha.

Ketua Umum PASI Jateng, Rumini, memberi ucapan selamat kepada pengurus baru PASI Kabupaten Magelang. Diingatkan, intinya adalah tanggung jawab sebagai pengurus. “Tidak ada apa-apa, yang ada hanya jiwa merah putih,” katanya.

Dia berterima kasih kepada pengurus yang bisa mendorong prestasi atlet di daerah tersebut, agar lebih baik lagi.

Beberapa Kegiatan

Disebutkan, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan oleh PASI Jateng. Yakni pada Minggu depan ada pelatihan perwasitan yang diikuti seluruh Indonesia. Kemudian juga akan ada kejuaraan nasional yang akan dilaksanakan di Solo pada 30 Agustus 2025. Ada pula Kejurprov pada Oktober 2025 dan ada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) untuk prakualifikasi.

Pengurus di daerah diminta untuk mengakomodir berbagai kejuaraan. Karena tanpa adanya kejuaraan, pasti tidak akan tahu bahwa prestasinya sudah sejauh mana.

Diakui, pengurus di daerah sok kewalahan terhadap banyaknya kejuaraan. Khususnya dalam hal pendanaan. Dia acungi jempol, karena selama ini dari individu, orang tua atlet, mau mensupport. “Ini sangat bagus sekali, terutama kebersamaan di dunia atlet,” katanya.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora, Anis Syarifah, yang hadir dalam acara itu mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus baru di kantor KONI Kabupaten Magelang. Disebutkan, tak lama lagi KONI akan menempati tempat baru, yang kini pembangunannya memasuki tahap ketiga. “Saat ini fasilitas umumnya belum siap,” tuturnya.

Rendah

Menyinggung anggaran dana untuk KONI, diakui tergolong masih rendah. Beberapa tahun terakhir sebesar Rp 2 miliar/tahun. Tahun ini anggaran perubahan untuk KONI tidak disetujui.

Tapi, pihaknya sudah mengajukan usulan anggaran untuk KONI di tahun 2026 sebesar Rp 11,750 miliar. Itu karena tahun depan ada pekan olahraga provinsi (Porprov) Jateng, yang membutuhkan dana cukup banyak.

“Untuk hibah tahun ini sudah cair bulan Mei-Juni. Itu lebih awal dari pencairan dana hibah tahun lalu. Sebab kalau pencairannya akhir tahun akan kesulitan dalam membuat surat pertanggungjawaban,” katanya.

Ketua umum PASI, Priyatmadi, dalam kesempatan itu menyebutkan, belum lama ini tiga atlet setempat meninggalkan Magelang. Salah satunya ada yang berangkat ke Samarinda karena diterima sebagai anggota TNI. Ada juga yang diterima di Kejaksaan Jayapura. Lalu ada atlet yang kini bertugas di Kongo.

“Dua hari ini ada atlet asal Muntilan yang ikut kejuaraan di Cina,” kata dia, bangga.

Sejak dia dilantik sebagai pengurus periode sebelumnya, tidak mendapat anggaran kegiatan. Tapi untuk lomba ada anggaran meski minim. Digambarkan, dalam sehari Rp 150 ribu/anak untuk biaya makan, tidur dan bensin. “Lomba di Surabaya ya segitu, di Semarang ya segitu,” katanya.

Tombok

Ketua Umum KONI Kabupaten Magelang, Giyat Sasmoyo, menilai bahwa ketua PASI merupakan ujung tombak dan ujung tombok. Dia
berharap kepada PASI Kabupaten Magelang untuk bisa memberikan kontribusi. Atletnya bisa menyumbangkan medali. “Bisa naik podium di Porprov 26,” harapnya.

Kaitannya dengan dana, anggarannya memang terbatas. Sebab tidak mungkin dana hibah hanya untuk satu cabang olahraga saja. “Pada dasarnya KONI tetap mendukung prestasi yang dilahirkan dari PASI,” katanya.

Eko Priyono