JEPARA(SUARABARU.ID) – Sedekah bumi berkonsep “Arab digarap Jawa digawa” (Baca: Jowo Digowo) yang digelar di Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara mendapat dukungan dari berbagai elemen warga. Petinggi Suwawal Arief Ma’sum menyampaikan terima kasih kepada atas dukungan dan kepedulian seluruh elemen warga nyengkuyung agenda tersebut.
“Terima kasih kepada semua pihak yang tidak mampu saya sebutkan satu per satu atas doa, dana, dan dukungannya ,” katanya pada Sabtu (21/6/2025).
Arief Ma’sum menjelaskan, konsep Arap digarap Jawa digawa tersebut merujuk pada latar belakang jenis kegiatan yang diselenggarakan pada rangkaian sedekah bumi. Acaranya memadukan kegiatan islami dan budaya Jawa. Arab digarap bukan dimaksudkan pada budayanya, melainkan untuk kegiatan islami, karena agama Islam yang dipeluk mayoritas warga Suwawal, memang yang di Arab.

Sedangkan Jawa digawa dimaksudkan pada jenis acara berlatar belakang budaya Jawa.
Ketua panitia yang juga Ketua Badan Permusyawaratan Desa Muhammad Kholiq mengatakan, rangkaian acara tahap pertama sedekah bumi berakhir pada Jumat (20/5/2025) dini hari berupa pengajian menghadirkan pembicara K.H. Mahbub Junaidi. Pada kegiatan ini, masing-masing RT membawa asahan.

Malam sebelumnya, telah digelar pentas wayang semalam suntuk menghadirkan dalang asli kelahiran desa tersebut, Syarif Gondo Carito.
Sebelumnya juga telah digelar ziarah ke makam cikal bakal dan sesepuh desa.

Dilaksanakan pula tahtimul Qur’an di masjid-masjid yang tersebar di setiap RW. “Ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya kami laksanakan menjadi satu di balai desa,” katanya,
Pembeda lain pada sedekah bumi tahun ini adalah ketiadaan pawai ancak. Pemerintah desa dan seluruh elemen warga setempat mendukung betonisasi jalan provinsi yang melintas di desa tersebut. Pekerjaan itu masih berlangsung selama rangkaian sedekah bumi dilakukan. Agar tidak mengganggu proses perbaikan jalan provinsi, pawai ancak ditiadakan.
Setelah tahap pertama rangkaian kegiatan berkonsep Arab digarap Jawa digawa ini, panitia sedekah bumi masih akan menggelar acara lomba-lomba dan pertandingan. Namun kegiatan ini akan dirangkai dengan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Agustus mendatang.
Hadepe











