PACITAN (SUARABARU.ID) – Mayat seorang wanita paruh baya tanpa busana, Jumat pagi (20/6/25), ditemukan secara tidak sengaja tergeletak di bibit Pantai Teleng Ria, Pacitan, Jawa Timur. Temuan ini, mengejutkan masyarakat yang tengah berolahraga pagi di kawasan objek wisata bahari tersebut.
Petugas Polres Pacitan yang melakukan penanganan, berhasil menemukan jati diri korban bernama Suprapti (64). Dia warga dari Dusun Kebon, Desa Punung, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Informasi dari lokasi, menyebutkan, jasad wanita malang itu, pertama kali ditemukan oleh Suhardi (56), warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan Kota, yang saat itu sedang berolahraga jalan sehat bersama teman-temannya. Yakni melakukan jogging atau lari-lari santai, dari arah Pantai Pancer Dorr menuju Pantai Teleng Ria.
Saat itu, saksi dikejutkan oleh temuan tak sengaja, ketika mendadak melihat ada tubuh perempuan tergeletak di bibir pantai dalam kondisi tanpa busana. Temuan ini, kemudian dilaporkan ke petugas Pos Keamanan Laut Terpadu (Poskamladu). Oleh Komandan Pos Pengamatan TNI AL Pantai Tamperan, Pacitan, Laut Letda (Laut) Agung Utomo, kemudian diteruskan ke Polsek Pacitan Kota.
Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan ke lokasi oleh petugas gabungan dari Polsek Kota Pacitan dan Polres Pacitan, bersama petugas dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Pacitan. Mereka bersama mendatangi lokasi temuan mayat, untuk melakukan penanganan. Dari pemeriksaan di lokasi, ditemukan sejumlah barang milik korban, seperti sepasang sandal dan sebuah tas yang berisi identitas, serta perlengkapan pribadi.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi oleh Tim Inafis Polres Pacitan dibawa ke RSUD Dokter Darsono Pacitan, untuk dilakukan pemeriksaan secara medis. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Suprapti, diketahui telah meninggalkan rumah sejak lima hari yang lalu. Sejak itu, pihak keluarga putus hubungan, dan tidak mengetahui dimana keberadaan korban.
Berkaitan itu, aparat kepolisian masih mendalami penyebab kematian perempuan tersebut. Dugaan penyebab tewasnya masih menunggu hasil visum dari tim dokter. Bersama itu, petugas mengumpulkan barang-barang yang diduga ada kaitannya dengan korban. Juga melakukan penyelidikan mengenai jejak keberadaan korban selama beberapa hari terakhir.(Bambang Pur)













