WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Tidak hanya siswa di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), anak-anak yang berada di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pun, juga akan diberikan seragam gratis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, menyatakan, Pemkab telah mengalokasikan anggaran untuk program pengadaan seragam gratis di lembaga PAUD). Ini akan direalisasikan mulai Tahun 2026 mendatang. Diharapkan, program ini akan memotivasi dan memberikan semangat untuk belajar sejak usia dini.
Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, Kamis (19/6/25), mengabarkan, pernyataan tentang seragam gratis untuk PAUD tersebut, disampaikan Bupati Setyo Sukarno, saat mengukuhkan Ny Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno sebagai Bunda PAUD Tingkat Kabupaten periode Tahun 2025-2030.
Upacara pengukuhan berlangsung di Pendapa Kabupaten Wonogiri. Disebutkan, saat ini di Kabupaten Wonogiri ada sebanyak 913 lembaga PAUD. Baik itu Taman Kanak-kanak (TK) maupun Kelompok Bermain (KB), yang penyebaran merata di semua wilayah Kabupaten Wonogiri.
Bupati berkata: “Saya percaya saudari dapat menjadi penggerak utama dalam pembinaan pelayanan pendidikan bagi anak usia dini, guna mendukung terwujudnya layanan PAUD yang berkualitas hoilistik integratif.” Secara kelembagaan, keberadaan PAUD cukup memadai, tapi untuk keberhasilan melahirkan generasi yang berkualitas merupakan kondisi yang kompleks.
Usia Emas
Bupati, mengingatkan, untuk senantiasa memberikan perhatian pada tumbuh kembang anak. Baik melalui lembaga pendidikan, maupun dengan menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat di rumah dan di masyarakat. Ini menjadi tugas bersama, dalam menyikapi anak-anak dalam usia emas agar mendapat perhatian lebih.
.
Tumbuh kembang anak yang ideal, ada dalam dalam lingkungan yang layak, kecukupan gizi, mendapatkan kasih sayang dan memperoleh perhatian yang cukup. ”Sehingga anak mampu tumbuh secara seimbang antara pisik dan mentalnya,” kata Bupati.
.
Orang tua, diminta cermat dalam memberikan pengawasan kepada anak, jangan sampai anak kecanduan HP, agar dapat tumbuh secara alamiah. Dalam hal ini, Bunda PAUD diharapkan dapat menjadi konduktor yang mengorkestrasi, menjadi penghubung pada semua pihak, yang selalu mengingatkan untuk senantiasa bergerak aktif dan penuh semangat, dalam memberikan perhatian pada anak-anak usia dini.
.
Selanjutnya, Ny Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno selaku Bunda PAUD Kabupaten, mengukuhkan sebanyak 23 Bunda PAUD tingkat Kecamatan se-Wonogiri. Keberadaan Bunda PAUD tingkat Kecamatan, diharapkan jadi aktor penggerak utama dalam pembinaan peran serta masyarakat, pada layanan pendidikan bagi anak usia dini di wilayahnya masing-masing.
“Saya mendorong seluruh Bunda PAUD kecamatan se-kabupaten wonogiri untuk berpartisipasi aktif dalam membangun, membina, dan memajukan layanan PAUD berkualitas,” pesan Bunda PAUD Ny Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno. Yakni ikut serta menggugah kesadaran orang tua, terhadap keterlayanan anak sedini mungkin di TK/KB/TPA/POS-PAUD terdekat.(Bambang Pur)













