blank
Perahu penyebrangan tradisional di Sungai Bengawan Solo, di desa Jimbung, Rabu 18 Juni 2025. Foto: Kudnadi Saputro Blora

BLORA (SUARABARU.ID) —  Untuk mengantisipasi potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo, Babinsa Koramil 08/Kedungtuban intensif melakukan patroli wilayah, sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pembinaan wilayah.

Dalam patroli tersebut, Babinsa Koramil 08/Kedungtuban, Kodim 0721/Blora menyambangi titik penyeberangan tradisional di Desa Jimbung, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Rabu 18 Juni 2025.

Babinsa Koramil 08/Kedungtuban, Serka Tarmuji menyampaikan bahwa jalur penyeberangan tradisional di Desa Jimbung ini merupakan akses alternatif vital yang menghubungkan Desa Jimbung, Blora (Jawa Tengah) dengan Desa Mojorejo, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro (Jawa Timur).

Warga setempat masih banyak memanfaatkan jalur ini karena lebih cepat dan hemat biaya dibandingkan jalur darat, meskipun telah tersedia Jembatan TBB (Terusan Bojonegoro – Blora) di dusun Menden  yang menghubungkan dua provinsi di wilayah Kecamatan Kradenan.

“Penyeberangan tradisional ini masih menjadi pilihan utama warga sekitar, khususnya untuk aktivitas harian. Karena itu, pengawasan dan pembinaan sangat penting,” ujar Babinsa Koramil 08/Kedungtuban.

Serka Tarmuji tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga memberikan himbauan kepada para operator perahu untuk selalu mengutamakan keselamatan.

“Kami ingatkan agar senantiasa waspada, memperhatikan kondisi cuaca, serta tidak memaksakan jumlah penumpang melebihi kapasitas,” tegas Serka Tarmuji.

Lebih lanjut, Babinsa Koramil 08/Kedungtuban menyampaikan jika hujan deras turun dan debit air Bengawan Solo meningkat, maka operasional penyeberangan sebaiknya ditunda sementara demi keselamatan bersama.

“Kami harap masyarakat dan pengelola penyeberangan dapat bekerja sama untuk menghindari risiko kecelakaan, terutama saat kondisi sungai tidak bersahabat,” tandas Serka Tarmuji.

Sementara itu, operator perahu di desa Jimbung, Antok merasa senang disambangi Babinsa Koramil 08/Kedungtuban bisa mendampingi dan mengawasi penyebrangan di Sungai Bengawan Solo ini.

“Kami senang dan tenang saat menyeberangkan warga, ada bapak tentara yang ikut mengawasi,” ujar Antok.

Kudnadi Saputro