WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Selasa (17/6/25), me-launching Program Layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling). Program yang diinisiasi Pemprov Jawa Tengah ini, menghadirkan layanan Dokter Spesialis untuk keliling ke 13 kecamatan, 15 Puskesmas dan 25 Desa di Wonogiri.
Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, program ini bersinergi dengan Sapta Program Wonogiri, khususnya pada Sapta ketiga. Yaitu membangun dengan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, dan membangun kesehatan untuk semua.
“Harapan kita bersama, melalui Program Speling yang diluncurkan hari ini, akan semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tandas Bupati Wonogiri Setyo Sukarno. Yakni untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, yang membutuhkan pelayanan kesehatan lanjutan dan bersifat lebih khusus.
.
Dikatakan, masyarakat akan sangat diuntungkan dengan program ini, termasuk bagi jajaran paramedis. Karena pada program ini, juga dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kompetensi dokter umum, perawat dan bidan, melalui transfer of knowledge (transfer ilmu) dari dokter spesialis, kepada dokter dan tenaga kesehatan di Puskesmas.
Selain itu, bisa meningkatkan kualitas pelayanan medis melalui penegakan diagnostik yang lebih tepat dan akurat, mempercepat penanganan kasus-kasus rujukan. Sekaligus memperkuat sistem rujukan dan jejaring pelayanan kesehatan di seluruh Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Tengah.
.
Keberhasilan pelaksanaan Program Speling, perlu dukungan dari berbagai pihak, baik Pemerintah Daerah, Dinas terkait, fasilitas pelayanan kesehatan Rumah Sakit dan Puskesmas, serta dari segenap jajaran Pemerintah Desa/Pemerintah Kelurahan. Pihak-pihak yang terkait, diharapkan dapat segera mensinergikan data, sehingga program ini berjalan lancar dan benar-benar dapat mengatasi masalah kesehatan yang ada.
.
Khusus di Wonogiri, diharapkan dapat mengatasi antara lain: menurunkan kasus kematian ibu, menyelesaikan kasus stunting, meningkatkan keberhasilan pengobatan TBC. Juga penanganan lebih dini kasus kanker serviks dan kasus penyakit tidak menular lainnya, serta menurunkan masalah kesehatan jiwa.(Bambang Pur)













