blank
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) lengan pendek warna putih, menyalami para peserta Konkab PGRI Ke-XXIII.(Dok.Prokopim Pacitan)

PACITAN (SUARABARU.ID) – Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, mengajak Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) selalu bersinergi bersama Pemkab. Yakni untuk membangun Pacitan, khususnya melalui dunia pendidikan. Utamanya dalam mewujudkan generasi cerdas, menuju masyarakat Pacitan yang semakin sejahtera dan bahagia.

Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, mengabarkan, ajakan Bupati tersebut disampaikan saat membuka Konferensi Kabupaten (Konkab) Ke-XXIII PGRI Kabupaten Pacitan masa bakti Tahun 2025-2030. Konferensi digelar di gedung PGRI Ploso, Pacitan.

Konferensi organisasi guru ini, mengambil tema: “Transformasi PGRI Menguatkan Soliditas dan Solidaritas Menuju Indonesia Emas.” Turut hadir Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah bersama jajaran Forkopimda dan para pihak terkait lainnya. Juga hadir Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur beserta segenap pengurus, Ketua PGRI Kabupaten Pacitan, H Suprayitno Ahmad SAg, M.PdI beserta jajaran pengurus, Ketua Cabang dan Cabang Khusus PGRI se-Kabupaten Pacitan, serta  Pengurus PGRI Provinsi Jatim yang diwakili Kepala Biro Kerjasama dan Pengembangan Usaha, Sampun Hadam.

Dalam sambutannya, Bupati, mengajak PGRI selalu bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab), untuk membangun Pacitan khususnya melalui dunia pendidikan. “Saya sangat berharap, PGRI menjadi mitra sehingga bisa mendukung misi kami membangun masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing,” kata Bupati.

Bupati menyampaikan apresiasi dan harapan terhadap peran PGRI sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah. PGRI, tandas Bupati, memiliki peran dalam mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “PGRI berada di garda depan sebagai mitra pemerintah,” tegas Bupati.

Mitra

Pada bagian lain sambutannya, Bupati, berharap PGRI dapat menjadi mitra yang solid dalam mewujudkan visi membangun masyarakat yang berkualitas dan berdaya, guna menjadikan Pacitan semakin sejahtera, berdaya saing dan bahagia.

Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Drs H Djoko Adi Walujo ST, MM, dalam sambutannya menyampaikan, PGRI memiliki tanggung jawab sosial dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya, serta berperan aktif bersama pemerintah dalam mengatasi permasalahan sosial, khususnya pengentasan kemiskinan.

“PGRI tidak hanya berjuang untuk kesejahteraan guru, tetapi juga memiliki misi besar dalam mensejahterakan masyarakat secara luas. Bersama pemerintah, PGRI berkomitmen untuk berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan,” tegas Djoko Adi Waluyo.

Konkab ini, menjadi momentum penting dalam memperkuat solidaritas dan komitmen PGRI, untuk terus bertransformasi serta mendukung agenda nasional di bidang pendidikan. Konferensi diharapkan juga dapat menghasilkan kepemimpinan dan program kerja yang progresif dalam lima tahun ke depan.(Bambang Pur)