
MAAF seribu maaf jika akan ada contoh seraya menyebut-sebut birokrasi atau pun birokratnya dalam taktik byung-byung tawon ini. Idiom lebih lengkapnya byung-byung tawon kambu, sebuah perlukisan atau sebutlah perumpamaan berkaitan dengan seringnya terjadi kegiatan kelompok orang yang hanya (sekedar) ikut-ikut saja. Kadang mereka itu tidak tahu apa tujuan dari kegiatan itu, namun hanya sekedar ikut saja.
Tawon, lebah, kita kenal kehidupannya sangat komunal, satu sarang dihuni oleh ratusan bahkan mungkin ribuan lebah. Kita juga mengenal bahwa dalam komunitas tawon seperti itu, pasti ada yang disebut tawon ratu. Dia pemegang komando, dan ternyata sangat ditaati ratusan atau ribuan tawon lainnya. Kita juga mengenal tawon itu sangat peka terhadap bau. Jika ada bau yang dirasanya tidak enak, mengancam, atau bikin repot, kawanan tawon akan pergi (untuk sementara) meninggalkan sarangnya.
Jadi, kalau mau mengusir tawon, janganlah sarangnya dibakar. Cukup semprotkan cairan yang baunya tidak disukai tawon. Cara seperti aman terkendali daripada dibakar, karena maksud hati membakar rumah tawon, bisa jadi malah sampai membakar rumah tetangga.
Byung-byung
Rombongan tawon terbang, sebutlah pergi menjauh dari sarangnya, disebutlah dengan idiom byung-byung, sementara kalau yang berpegian semacam itu rombongan manusia, idiomnya dampyak-dampyak.
Baca juga Taktik Main Aman: MUKIR
Byung-byung menggambarkan betapa cepatnya mereka itu pergi. Dalam sekejap mak byung, langsung seolah lenyap, menghilang. Lebih mak byung lagi, itulah byung-byung , jika mereka merasa terusir, terancam, byung-byung tawon kambu, karena membau yang sangat mengancam.
Keberadaan komunitas tawon rasanya dapat menjadi gambaran konkrit dari birokrasi dengan birokratnya. Salah satu ciri birokrasi ya ada di byung-byung tadi; sang ratu dhawuh apa, ya siapa pun segera byunggggg………laksanakan.
Bedanya, di birokrasi para birokrat itu byunggg…….laksanakan karena memang sudah ada petunjuk, bukan karena merasa terancam seperti tawon yang byung-byung tadi.
Bahkan jika tidak byungggg….laksanakan, bisa jadi dia terancam hehehe. Coba ada yang tidak segera byunggggg…laksanakan salahsatu program unggulan. Emang bernyali?
Melu-melu
Salah satu kelemahan byung-byung tawon memang terletak pada kegiatan atau gerakan itu jangan-jangan mung melu-melu, sebab jika tidak ikut, nah……terancamlah.













