blank
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (kiri), saat menerima audiensi KONI Jateng yang dipimpin Ketum Bona Ventura Sulistiana. Foto: dok/konijateng

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, mendukung penuh upaya KONI Jateng, yang menargetkan posisi tiga besar dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 NTT-NTB.

Hal itu seperti yang disampaikannya, saat menerima audiensi KONI Jateng terkait pemaparan kesiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII/2026, di Semarang Raya. Ajang ini akan jadi persiapan atlet serta seluruh kontingen, yang disiapkan untuk berlaga di PON 2028 mendatang.

”Potensi Jateng atletnya bagus, bisa dieksplorasi. Nanti evaluasi anggaran Porprov secara prinsip kita dukung,” kata Ahmad Luthfi di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu (14/5/2025).

BACA JUGA: Arisan Ilmu GSM OKU Timur Digeruduk Ratusan Guru. Ini Penyebabnya !

Sementara itu, Ketua KONI Jateng, Bona Ventura Sulistiana mengatakan, akan serius dalam memantau atlet yang berlaga di Porprov, untuk dipyoyeksikan menuju PON 2028.

”Saya berharap, pada PON mendatang capaianya meningkat. Selama kita serius dan tidak jeda melakukan pembinaan, saya rasa target ke depan bisa dicapai. Kalau bisa masuk tiga besar,” harap dia.

Bona merincikan, bila target itu punya landasan atas capaian pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut. Saat itu Kontingen Jateng merebut posisi lima besar, dengan capaian 71 medali emas, 74 perak, 115 perunggu. Capaian ini menjadi yang terbaik, selama keikutsertaan Jateng di PON.

BACA JUGA: Nawal Yasin Luncurkan Buku ‘Pesantren Anti-Bullying dan Kekerasan Seksual’

Pihaknya memerinci, dari 60 cabang olahraga, hanya tiga cabor yang tidak mendapat medali. Kemudian ada empat cabor yang menjadi juara umum, yakni Bulutangkis, Sepak Takraw, Paralayang, dan Woodball.

Hasil itu, lanjut Bona, juga didasarkan pada pemantapan atlet melalui perhelatan Porprov Jateng XVI/2023 Pati Raya. Oleh karenanya, KONI Jateng akan memaksimalkan perhelatan Porprov XVII/2026 di Semarang Raya kali ini.

”Persiapan Porprov 2026 di Semarang Raya ini, bukan perhelatan biasa. Tetapi untuk menuju PON 2028. Karena kalau tidak dimulai sejak awal, nanti kita di PON akan kaget,” jelas dia.

BACA JUGA: Unisnu Apresiasi Buku Ning Nawal ‘Pesantren Anti-Bullying dan Kekerasan Seksual’

Bona pun meminta dukungan dari Gubernur Jateng, untuk sukses penyelenggaraan Porprov di tahun depan. Dukungan yang dimaksud, juga dari sisi penambahan anggaran dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng.

Diungkapkan juga, rencana anggaran awal untuk Porprov sebesar Rp 45 miliar. Jumlah itu juga untuk persiapan atlet yang diproyeksikan ke PON 2028.

”Saya meyakini, di bawah kepemimpinan Pak Luthfi. Apalagi tadinya Ketua Pengprov PBVSI, responnya sangat bagus,” tukas Bona.

Riyan