WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Selama enam bulan terakhir di smester pertama Tahun 2026, telah memberikan bantuan pemadaman sebanyak 30 kali pada kasus kebakaran. Ini yang dilakukan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Wonogiri, di rentang waktu Bulan Januari-Juni 2026.
Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Damkar Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, jumlah 30 kali tersebut terbatas yang ditangani Damkar. Bisa jadi, musibah kebakaran riilnya lebih dari jumlah tersebut, karena ada kebakaran yang pemadamannya tidak memerlukan bantuan dari Damkar.
Dengan jumlah 30 kali selama kurun waktu 6 bulan itu, dapat dipahami bahwa per bulan rata-rata terjadi 5 kali kebakaran yang meminta bantuan pemadaman ke Damkar. Jumlah ini, setara dengan setiap 6 hari telah terjadi satu kali kebakaran yang memerlukan bantuan Team Fire Fighter Damkar.
Penyebab kebakaran karena dipicu oleh bludukan (perapian pengusir nyamuk) yang dibuat di dekat kandang ternak, karena korsleting listrik, dipicu oleh api dari meisn blower pemanas kandang ayam atau yang dipasang di pabrik, dan karena api kompor yang terlupa dimatikan ketika ditinggal ke bepergian. Juga oleh api pembakaran sampah yang berkobar dan meluas tidak terkendali, karena ada tiupan angin dan oleh sebab kondisi serba kering di musim kemarau yang memudahkan terjadinya musibah kebakaran.
Bantuan
Mencermati tingginya jumlah musibah kebakaran di Kabupaten Wonogiri, pihak Damkar mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak berlaku sembrono dalam memperlakukan api. Masyarakat hendaknya berhati-hati, dan meningkatkan kewaspadaannya demi mengantisipasi terjadinya musibah kebakaran.
Pahami bahwa api memiliki sifat pantang padam, selagi yang dibakar belum jadi abu. Karena itu, masyarakat diseru untuk mewaspadai semua potensi yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Lakukan kontrol secara periodik pada jaringan listrik terpasang di rumahnya masing-masing, untuk menghindari korsleting. Bila membuat bludukan, pastikan apinya aman dan tidak memicu terjadinya kebakaran. Hindari membakar sampah secara sembarangan.
Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, Kapolsek Eromoko AKP Mulyadi bersama anggota, peduli memberikan bantuan kepada korban kebakaran rumah di Dusun Sampang RT 02/RW 10, Desa Minggarharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri.
Bantuan dalam rangka Bakti Sosial (Baksos) insan Bhayangkara ini, diserahkan langsung kepada Warso (72) yang rumahnya ludes terbakar oleh api kompor yang lupa dimatikan tatkala ditinggal ke ladang. Bersamaan dengan pemberian bantuan, jajaran Polsek Eromoko sekaligus memberikan dorongan moril dan mendoakan kebaikan kepada keluarga korban kebakaran rumah. Kepada korban diberikan motivasi agar tabah, sabar dan ikhlas menghadapi cobaan, dengan harapan memperoleh kekuatan serta rezeki yang lebih baik.(Bambang Pur)













