SEMARANG (SUARABARU.ID)– Rektor Universitas Semarang, Dr Supari ST MT mengatakan, pihaknya menekankan adanya kesamaan visi dan kolaborasi, dalam pengarahan kepada penyelia (supervisor) dan dosen pembimbing lapangan.
Hal itu seperti yang dia sampaikan, pada acara Pembekalan SPV dan DPL KKN XXVI Semester Genap 2024/2025, di Ruang Sidang Lantai 8 Menara USM, Semarang, Kamis (15/5/2025).
Menurut Rektor, tema KKN XXVI masih pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat. Oleh sebab itu, pada penyelia, dosen pembimbing lapangan, dan semua yang terlibat, harus satu visi tentang pembelajaran dan pemberdayaan.
BACA JUGA: Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Unit Kompi Produksi Kodim 0713/Brebes
Dalam pembelajaran ada interaksi antara penyelia, dosen pembimbing lapangan, mahasiswa peserta KKN dan masyarakat, dalam upaya penyelesaian suatu masalah di lapangan. Sehingga potensi yang ada di lapangan, baik sumberdaya alam, kelembagaan, dam sosial ekonomi, bisa dikembangkan menjadi lebih bermanfaat untuk kesejahteraan warga.
”Untuk mencapai tujun itu, maka kolaborasi dan kerja sama yang baik antara internal kampus dan eksternal dengan masyarakat di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, harus terjalin dengan baik. Dua hal itu saya ingatkan, pentingnya penyamaan visi dan kolaborasi dalam pelaksanaan KKN,” tegas Rektor.
Dia menambahkan, Kota Semarang dan Kabupaten Semarang adalah wilayah eksternal dari kampus USM, yang ada di Kota Semarang. Sudah sewajarnya, USM terlibat dalam kegiatan pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat eksternal USM. ”Maka kolaborasi dalam setiap kegiatan akan memudahkan dalam mencapai tujuan,” ujarnya.
BACA JUGA: Mantan Teknisi Bobol Toko HP di Kudus, Gasak 31 iPhone
Pada kesempatan itu, Ketua LPPM USM, Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT menyatakan, kegiatan pembekalan diikuti empat orang penyelia, dan 32 dosen pembimbing lapangan.
Mereka akan membimbing mahasisawa KKN PPM XXVI sebanyak 1.261 orang, yang akan ditempatkan di empat kecamatan, Semarang Timur, Pedurungan, Ungaran Barat dan Ungaran Timur, pada 8 Juli-6 Agustus 2025 mendatang.
Pada pembekalan SPV dan DPL disampaikan juga beberapa materi, antara lain Implementasi Kajian Akademik Pada Program Kerja KKN oleh Prof Dr Ir Sri Budi Wahjuningsih MP, Peningkatan dan Penerapan Ipteks Dan Teknologi Tepat Guna (Dr Titin Winarti SKom MKom), Strategi Pembinaan Mahasiswa KKN (Dr Junaidi SH MH)
Materi lainnya yakni, Program Kerja KKN dan Pelaksanaan Ekspo (Ir Bambang Tutuko MT), Pembiayaan KKN Dan Manajemen SPV/DPL (Dr Shinta Praiwi SPsi MPsi Psikolog), Survei, Pembuatan Program, Monev (Prof Dr Ir Rohadi MP), serta Luaran, Publikasi dan Ekspo Hasil Program (Dr Tatas Transinata SPd MPd).
Riyan













