blank
Petugas kepolisian dibantu teknisi dari PLN, berusaha naik ke bagian atap, untuk mengevakuasi korban tewas kesetrum listrik di loteng rumah burung walet.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Seorang pria pekerja perbaikan rumah burung walet (Famili Apodidae), Rabu (7/5/25), tewas tersengat setrum listrik. Tragedi maut ini, berlangsung pada rumah loteng yang berlokasi di Dusun Kerdu RT 01/RW 03, Desa Kerjolor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

Korban bernama Wiyono (67), adalah warga kelahiran Klaten Tanggal 1 Mei 1958, yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan. Memiliki alamat Dusun Turasan RT 15/RW 07, Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng).

Saat kejadian, korban bersama empat rekannya, tengah membenahi perbaikan atap rumah burung walet milik Agus Sukadi alias Sentot. Awalnya, korban berusaha memanjat ke bagian lotengt lantai dua, untuk melakukan perbaikan bagian atap yang ketinggiannya sekitar 8 Meter. Tapi naas, dia tersengat setrum listri dari jaringan kawat PLN yang membentang di atas atap.

Kejadian itu, ditandai kemunculan suara ledakan keras, yang membuat kaget rekan-rekannya. Empat rekannya, kemudian mengecek ke atas, yakni ke lokasi asal muasal suara suara ledakan. Betapa kagetnya, rekan-rekannya menemukan korban telah tergeletak tak berdaya, dengan kondisi tubuh gosong luka bakar.

Diduga kuat, korban tersengat aliran listrik dari jaringan listrik milik PLN, yang membentang di atas atap. Begitu keseterum, korban terjatuh dari bagian atap. Posisinya tergeletak di bagian genting, tidak langsung terjatuh ke tanah. Tapi jatuh ke samping rumah yang dihuni Rini Safitri. Posisi korban, berada sekitar 3 Meter di atas tanah.

Berhati-hati

Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, begitu menerima laporan ada korban tersengat setrum listrik, segera menurunkan petugas ke lokasi. Bersama personel Polsek Ngadirojo dan Tim Inafis dari Satreskrim Polres Wonogiri, dilakukan evakuasi korban dari ketinggian. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan, guna memastikan penyebab insiden maut tersebut.

Ikut melakukan penanganan di lokasi kejadian, Kapolsek Ngadirojo AKP Pujoyono bersama Aiptu Joko Afriyanto, Brigadir Nur Adi, Briptu Bintang, Briptu Panji, dan Bripda Baran. Bersamaan itu, juga didatangkan petugas teknis dari PLN, untuk tugas mematikan aliran listrik sementara, guna memberikan jaminan keamanan saat dilakukan evakuasi korban.

Petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti. Hasil pemeriksaan tim medis, disimpulkan bahwa korban tewas karena kesetrum listrik. Usai pemeriksaan, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Berkaitan tragedi maut ini, Polres Wonogiri mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja bangunan, untuk lebih berhati-hati saat bekerja. Terlebih manakala di lokasi kerjanya ada bentangan jaringan kawat listrik. ”Utamakan aspek keselamatan dalam bekerja. Kalau di lokasi ada jaringan listriknya, mintalah bantuan ke petugas PLN,” tegas Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo.(Bambang Pur)