
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menambahkan, fasilitas yang diberikan kepada penerima beasiswa selama belajar di luar negeri antara lain disediakan asrama, biaya hidup, dan asuransi kesehatan. Bahkan selama di sana penerima beasiswa dapat bekerja untuk mendapatkan uang tambahan.
“Paling utama adalah pendaftaran di kampus-kampus di Korsel, bisa memilih sesuai jurusan adik-adik atau yang diinginkan. Seleksi akan dipermudah, tidak harus mengikuti ketentuan dari sana. Fleksibel,” kata Taj Yasin.
Seorang pelajar SMKN 4 Semarang, Chesy Aisya Afitri, mengaku senang dengan adanya program beasiswa kulaih ke luar negeri. Menurutnya itu sangat penting sekali untuk generasi sekarang, apalagi untuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu atau tinggal di daerah pelosok karena kesempatan untuk melanjutkan kuliah belum tentu bisa.
Chesy bahkan sudah berniat untuk ikut dalam seleksi beasiswa. Ia mengincar kesempatan untuk belajar di Jerman atau Turki dengan jurusan komunikasi.
“Penting banget, beasiswa itu keren banget. Semoga ke depan bisa lebih diminati dan dinikmati oleh teman-teman semua yang mungkin ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri. Harapannya ilmu yang didapat nanti dapat disalurkan dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar siswi kelas 11 Desain Komunikasi Visual SMKN 4 Semarang itu.
Pelajar lainnya, Mahesa Nur Iqbal, mengatakan, beasiswa ke luar negeri ini dapat membantu meningkatkan kehidupan di masa depan. Ia mengapresiasi langkah Pemprov Jateng yang memberikan program beasiswa tersebut.
“Beasiswa ini kan ke luar negeri. Sangat penting untuk masa depan pendidikan di Jawa Tengah. Saya berharap program ini juga diawasi dengan baik, terutama bagi yang sudah diberangkatkan ke luar negeri,” katanya.
R. Widiyartono













